Jakarta, CNN Indonesia --
BAIC Indonesia menargetkan peningkatan penjualan hingga nyaris 200 persen tahun ini. Komitmen ini bakal diwujudkan lewat peluncuran produk baru, ekspansi jaringan dealer, serta penguatan jasa purna jual.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya mengatakan sasaran peningkatan penjualan ini merupakan bagian dari strategi ekspansi nan lebih garang untuk meneguhkan posisi perusahaan di industri otomotif Tanah Air.
"Pertumbuhan nan kami targetkan pada 2026 merupakan bagian dari strategi ekspansi BAIC Indonesia nan lebih garang untuk meneguhkan posisinya sebagai pemain nan serius di industri otomotif Indonesia dimana untuk mendorong perihal ini BAIC terus menerus melakukan peningkatan dan ekspansi baik dari sisi produk maupun jaringan penjualan dan service," tuturnya di Tangerang, Kamis (5/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, total penjualan kendaraan di Indonesia pada 2025 sebesar 803.687 unit alias turun dari 865.723 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, segmen kendaraan 4x4 justru tumbuh signifikan sebesar 27 persen, dari 15.209 unit menjadi 19.244 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluang ini dimanfaatkan BAIC Indonesia dengan menghadirkan SUV dan 4x4 sebagai kebanyakan jejeran lini produknya. Strategi itu sukses mencatatkan 667 unit penjualan ritel pada tahun 2025.
Tahun ini, BAIC Indonesia menargetkan peningkatan penjualan menjadi 2.018 unit alias sekitar 198 persen pertumbuhan.
"Kami memandang momentum nan sangat positif bagi BAIC di Indonesia, dan dengan support produk nan kompetitif serta jaringan dealer nan terus berkembang, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan penjualan ke depan," ujar Dhani.
Peluncuran produk baru
Setelah menghadirkan X55 II, BJ40 Plus, BJ30 Hybrid dalam dua tahun terakhir, BAIC Indonesia sekarang berencana menghadirkan BJ30 HEV dalam jenis CKD (Completely Knocked Down) di Indonesia tahun ini guna memperkuat kehadirannya dalam segmen SUV hybrid.
Tahun ini, BAIC Indonesia juga bakal memboyong salah satu sub-brand berjulukan Arcfox nan sebelumnya datang di China sebagai pemain di segmen premium.
Arcfox telah menjalin kerja sama dengan mitra kelas bumi seperti Magna untuk pembangunan manufaktur BJEV Magna, Huawei untuk pengembangan BEV fast-charging domestik pertama, dan Baidu dalam peluncuran shared autonomous driving BEV, serta Autoliv untuk pengembangan ADAS nan lebih aman.
Pada tahap awal, BAIC Indonesia bakal menghadirkan produk entry level Arcfox T1 nan bakal meramaikan segmen mobil listrik medium hatchback.
Dhani meyakini mobil ini bakal sukses di pasar Tanah Air dengan beragam kelebihan nan dimilikinya. Harga nan bakal ditawarkan juga diklaim kompetitif dan sepadan dengan kualitasnya.
"Arcfox T1 telah sukses dipasarkan di negara asalnya dan percaya bahwa kesuksesan ini bakal dibawa ke Indonesia dengan beragam kelebihan nan dimiliki oleh Arcfox T1 dibandingkan dengan produk pesaing lain sekelasnya. BAIC Indonesia juga bakal menyuguhkan produk ini dengan nilai nan kompetitif dan sangat layak disandang oleh produk dengan kualitas seperti Arcfox T1," tuturnya.
Sebagai tambahan, BAIC Indonesia juga bakal menghadirkan mobil listrik murni BAIC X1 nan bakal meramaikan segmen small hatchback.
Pada 2027, jejeran produk Arcfox bakal bertambah dengan rencana kehadiran Arcfox N80 KS nan mengusung teknologi mesin REEV di segmen luxury serta Arcfox T5 nan telah meraih penghargaan G-CAP Five Star Certification, CA-CAP Five star platinum certification, No.1 of NEV Mids-Size SUV Quality rankings in 2024 Q1.
Penguatan jaringan dealer dan jasa purna jual
Guna mendongkrak penjualan, BAIC Indonesia menargetkan mempunyai 28 dealer secara nasional hingga akhir 2026. Khusus wilayah Jabodetabek, bakal ada penambahan tujuh dealer baru dari enam dealer nan telah beraksi sebelumnya.
Adapun BAIC Indonesia bakal menghadirkan beragam program unik nan bisa mengukur dan memonitor Customer Satisfaction Index (CSI) dan Service Satisfaction Index (SSI) untuk memastikan standar jasa nan konsisten di seluruh jaringan dealer.
Selain itu, BAIC Indonesia juga meningkatkan jasa purna jualnya melalui program perlindungan pelanggan, seperti agunan kendaraan hingga 5 tahun, servis cuma-cuma 4 tahun hingga 80 ribu km, penyediaan genuine spare parts, serta cuma-cuma jasa Emergency Roadside Assistance.
(iqb/mik)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·