CNN Indonesia
Minggu, 18 Mei 2025 21:06 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (CNN Indonesia/Sakti Darma Abhiyoso)
Sleman, CNN Indonesia --
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menyatakan partainya selalu terbuka untuk penerimaan kader baru, apalagi bagi figur besar.
Pernyataan Bahlil menanggapi kemunculan nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo namalain Jokowi dalam bursa calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Sebelumnya Golkar juga disebut-sebut sebagai partai baru Jokowi usai dia dipecat dari PDIP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap penduduk negara nan berambisi untuk masuk Partai Golkar, Golkar bakal terbuka pintu secara lebar. Jangankan pintu, jendela pun kita buka. Jangankan pintu dan jendela, pagar laman pun kita buka. Apalagi nan mau masuk tokoh besar," kata Bahlil usai menghadiri Musda Golkar DIY di Royal Ambarrukmo, Sleman, Minggu (18/5).
Menteri ESDM RI itu menyatakan partainya dengan senang hati menerima siapa pun tokoh untuk menjadi jadi kader baru. Selama proses penerimaannya melalui sistem dan patokan partai berlaku.
"Partai Golkar ini adalah partai nan inklusif, terbuka. Satu-satunya partai nan tidak ada bosnya, bosnya negara, bosnya rakyat. Gitu lho," ucap Bahlil.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PSIP DPRD Jakarta William Aditya Sarana menyebut nama Jokowi dan Kaesang Pangarep masuk ke dalam bursa calon ketua umum PSI.
William mengatakan nama Jokowi dan Kaesang itu muncul dalam bursa calon ketua umum PSI berasas obrolan nan berkembang di internal partai.
Jokowi mengaku tetap memperhitungkan kesempatan kemenangan jika mendaftar maju sebagai kandidat calon ketua umum PSI.
Jokowi mengaku tak mau kalah jika telah memutuskan untuk memperebutkan bangku PSI 1 nan sekarang diduduki anak bungsunya, Kaesang Pangarep.
"Ya tetap dalam kalkulasi. Jangan sampai jika kelak misalnya saya ikut saya kalah," kata Jokowi, Rabu (14/5).
(ugo/kum/ugo)
[Gambas:Video CNN]
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·