Jakarta, CNN Indonesia --
BYD tengah mengembangkan baterai Blade generasi kedua nan bisa mendorong range maksimum mobil listrik hingga lebih dari 1.000 km. Baterai ini rencananya bakal meluncur beberapa bulan mendatang dan model nan pertama menggunakannya adalah sedan listrik Yangwang U7.
Product Director of BYD Yangwang Zheng Yu mengatakan baterai generasi terbaru ini dapat meningkatkan jarak tempuh mobil listrik hingga 1.006 km dalam kondisi China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
"Range (mobil) listrik murni ultra-long hingga 1.006 km," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Versi terbaru ini telah mengalami peningkatan performa cukup besar dari generasi sebelumnya nan mempunyai range CLTC hanya sekitar 600 km.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Zheng Yu, baterai Blade generasi kedua sukses mendobrak kepercayaan di bumi kendaraan listrik tentang 'segitiga mustahil'.
Istilah ini merujuk pada dugaan sulitnya menghadirkan kendaraan listrik dengan performa, range dan keahlian pengisian daya nan sama-sama andal.
"Mengapa 'segitiga mustahil' nan terdiri dari performa, jangkauan, dan pengisian daya sigap ada di kendaraan listrik?" tanya Zheng Yu.
"Masalah intinya terletak pada keterbatasan fisika baterai," jawabnya.
Menurutnya, baterai Blade 2.0 mengusung platform bertegangan tinggi dan meningkatkan sistem manajemen termal guna memecahkan masalah itu. Konfigurasi terbaru ini menghasilkan performa tinggi empat-motor dan range hingga 1.000 km.
Range di atas 1.000 km terbilang jauh melampaui rata-rata penggunaan harian mobil listrik pada umumnya. Inovasi BYD ini sekaligus memunculkan pertanyaan tentang relevansi jarak tempuh ekstrem dalam persaingan antara produsen mobil listrik global.
(iqb/fea)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·