CNN Indonesia
Selasa, 10 Mar 2026 08:45 WIB
Ilustrasi. Depresi alias depressive disorder bukan emosi sedih alias murung biasa. Apa itu depressive disorder? (Gita Welastiningtias)
Jakarta, CNN Indonesia --
Rasa sedih dan murung terus-menerus tak bisa dianggap perubahan mood biasa. Bisa jadi, apa nan Anda alami adalah depresi alias depressive disorder. Apa itu depressive disorder?
Perubahan suasana hati namalain mood memang perihal biasa. Namun ketika perubahan mood terutama jadi sedih, murung, apalagi sampai kehilangan minat bakal berkegiatan dalam jangka waktu lama, Anda patut berprasangka ada nan salah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa karakter tersebut masuk dalam tanda depressive disorder alias gangguan depresi.
Apa itu depressive disorder?
Gangguan depresi alias depresi berbeda dengan perubahan mood dalam kehidupan sehari-hari. Gangguan ini melibatkan suasana hati murung alias kehilangan minat bakal sesuatu alias aktivitas nan biasa disukai dalam jangka waktu lama.
Depresi dapat terjadi pada siapa saja dan memengaruhi semua aspek kehidupan termasuk hubungan dengan keluarga, teman, dan lingkungan sosial.
Depresi membikin seseorang kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari nan normal. Pun kadang orang dengan depresi merasa hidup tidak layak dijalani.
Melansir dari laman resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 332 juta orang di bumi mengalami depresi. Depresi terjadi 1,5 kali lebih umum pada wanita daripada pada laki-laki.
Gejala depresi
Gejala depresi dialami seseorang dalam beberapa episode. Melansir dari Mayo Clinic, indikasi terjadi nyaris sepanjang hari dan setiap hari.
- Perasaan sedih, mudah menangis, hampa, alias putus asa
- Ledakan amarah, mudah tersinggung, alias frustrasi bakal hal-hal kecil
- Kehilangan minat alias kesenangan alias aktivitas normal seperti, seks, hobi, olahraga
- Gangguan tidur
- Kelelahan
- Penurunan nafsu makan diikuti penurunan berat badan
- Kecemasan, kegelisahan
- Berpikir, berbicara, alias aktivitas tubuh nan lambat
- Merasa tidak berbobot alias bersalah, terpaku pada kegagalan masa lampau alias terus menyalahkan diri sendiri
- Kesulitan berpikir, konsentrasi, membikin keputusan, mengingat sesuatu
- Pikiran tentang kematian nan sering alias berulang, pikiran bunuh diri, percobaan bunuh diri
- Masalah bentuk nan tidak dapat dijelaskan seperti sakit punggung, sakit kepala
- Merasa sengsara alias tidak senang secara umum tanpa betul-betul tahu alasannya
Setelah mengetahui apa itu depressive disorder, sebaiknya temui tenaga ahli ketika menemukan sejumlah indikasi depresi. Penanganan depresi bisa meliputi perawatan psikologis dan pengobatan.
Kemudian perhatian kebutuhan diri seperti mencoba melakukan hobi, tetap terkoneksi dengan kawan dan keluarga, olahraga, mematuhi agenda makan dan tidur, menghindari alkohol, dan bercerita pada orang nan dipercaya.
(els)
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·