Jakarta, CNN Indonesia --
BYD dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan debut di arena adu kebut jet darat Formula One (F1).
Informasi ini muncul dari pemberitaan Bloomberg pada Selasa (10/3) nan menjelaskan BYD sedang mengevaluasi ikut dalam kejuaraan balap dunia, termasuk F1 dan World Endurance Championship seperti 24 Hours of Le Mans, untuk meningkatkan gambaran merek secara global.
Jika BYD terjun ke F1 maka raksasa mobil listrik ini menjadi wakil pertama China dalam arena motosport dunia itu. BYD bakal sejajar sejumlah merek otomotif kelas bumi lain seperti Ferrari, Mercedes-AMG, dan McLaren.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum jelas andaikan BYD bakal membentuk tim baru ke-12 alias mengakuisisi tim lama andaikan keputusan berasosiasi ke F1 disetujui, tetapi nan pasti proses masuk ke grid bukan urusan mudah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Modal besar finansial saja tidak cukup untuk mengamankan posisi. Federation Internationale de l'Automobile (FIA) sebagai badan pengatur olahraga ini menetapkan syarat teknis, keuangan, dan tata kelola ketat kepada merek mobil.
Pada 2024, FIA sempat menolak pemilik tim balap terkenal Mario Andretti masuk F1 dengan berasosiasi bersama
merek asal Amerika Serikat Cadillac. Mereka akhirnya disetujui pada 2026 setelah prinsipal Cadillac mengambil peran langsung dalam pendanaan proyek.
Cadillac tercatat bayar biaya anti-dilusi sebesar USD450 juta alias senilai Rp7,6 triliun (kurs Rp16.869) kepada tim-tim lama untuk berasosiasi ke dalam grid F1.
Walau begitu BYD kemungkinan dapat beradaptasi dari sisi teknis. Sebagai informasi, peraturan terbaru F1 musim ini mensyaratkan pembagian daya nyaris berimbang antara mesin bensin dan motor listrik.
Perpaduan antara mesin V6 turbo 1,6 liter dengan motor listrik (MGU-K) berkekuatan 350 kW menunjukkan peningkatan signifikan penggunaan daya listrik menjadi nyaris 50 persen.
Portfolio solid BYD dalam elektrifikasi dapat membantunya menjadi kandidat kuat jika F1 memutuskan menambah merek baru untuk berkompetisi. Terlebih lagi, produsen China ini juga telah mengembangkan teknologi mobil performa tinggi, seperti tampak pada Yangwang.
(iqb/fea)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·