Jakarta, CNN Indonesia --
BYD Indonesia memberikan tanggapan mengenai ramai di media sosial mengenai penampakan mobil berbalut stiker kamuflase nan diduga BYD M6 PHEV sedang menjalan uji jalan di Indonesia.
Menurut Eagle Zhou, Presiden Direktur BYD Indonesia pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena perusahaan tetap konsentrasi meniagakan M6 EV di Indonesia.
Namun, dia mengaku berkomitmen untuk memberikan info lanjutan jika ada strategi untuk produk BYD nan bakal dipasarkan di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini M6 tetap EV. Kami tidak punya info, tapi bisa kasih komitmen, begitu kami punya satu pesan penting, pasti bakal kami berikan," kata Zhou di Jakarta, Senin (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam beberapa waktu terakhir muncul foto mobil diduga BYD M6 di jagat maya. Mobil berbalut stiker kamuflase itu mengindikasikan jika produk M6 PHE sedang diuji jalan.
Banyak menduga kreasi eksteriornya adalah produk pengembangan dari M6 nan saat ini hanya tersedia dalam jenis EV. Mobil juga terlihat menggunakan gril terbuka dan mengindikasi jika mobil itu terbenam mesin bensin.
Dugaan BYD bakal merilis jenis hybrid untuk M6 sebetulnya telah terendus sejak akhir tahun kemarin. Sebab, mobil kamuflase tertangkap kamera sedang diuji jalan di China dan bisa jadi pengetesan di Tanah Air menjadi tahap lanjutan.
Di China, BYD M6 punya nama BYD Song Max dan model ini punya beberapa varian, termasuk hybrid.
Untuk pasar Indonesia, mobil disebut bakal dibekali dengan sistem plug-in hybrid 5.0 DM-i.Sistem ini menggendong mesin 1.5 L berkekuatan 99 daya kuda dan motor listrik berkekuatan 160 kW.
Di sisi lain, BYD M6 sukses menjadi mobil listrik terlaris nomor dua di Tanah Air di sepanjang 2025. Angka pengedaran nan dikumpulkan perusahaan asal China tersebut mencapai 10.862 unit.
(ryh/mik)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·