Jakarta, CNN Indonesia --
Changan Automobile menjadi salah satu merek otomotif China pertama nan mendapatkan persetujuan akses produk untuk Autonomous Driving Level 3 (L3). Lisensi ini diberikan oleh China Ministry of Industry and Information Technology (MIIT).
CEO Changan Indonesia Setiawan Surya mengatakan pencapaian Changan menunjukkan kemajuan krusial bagi perusahaan sekaligus support terhadap perkembangan industri otomotif global.
"Pencapaian Changan Automobile sebagai salah satu brand otomotif Tiongkok pertama nan meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri otomotif global," ujar Setiawan dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lisensi L3 sukses didapatkan Changan lewat uji coba system-level validation masif, dengan total jarak tempuh uji coba di jalan raya lebih dari 5 juta km, 185 kategori skenario mengemudi nan melampaui tolok ukur izin hingga 49 persen, serta proporsi pengetesan sangat besar difokuskan pada kondisi ekstrem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data teknis menunjukkan sistem ini bisa menangani satu skenario akibat kompleks setiap 38,9 km. Ini membuktikan ketangguhan operasional sistem dalam batas Operational Design Conditions (ODC) nan ditetapkan secara presisi oleh tim teknis internal.
Landasan sistem Level 3 Changan terletak pada Software Defined Architecture (SDA), kerangka kerja perangkat lunak nan mengintegrasikan seluruh fase mulai dari kreasi sistem hingga produksi massal. Changan juga mengandalkan ekosistem keselamatan siklus hidup penuh untuk memastikan operasional kendaraan kondusif dari tahap laboratorium hingga penggunaan nyata di jalan raya.
Fokus pengembangannya mencakup empat pilar keamanan inti, ialah functional safety, Safety of the Intended Functionality (SOTIF), cyber security, serta keamanan data. Masing-masing pilar bekerja memastikan kegunaan pengemudian otomatis dirancang dan diverifikasi dengan batas nan jelas.
Menurut Setiawan, keberhasilan Changan mendapatkan lisensi L3 dari MIIT menunjukkan penemuan berbasis arsitektur SDA nan dikembangkannya telah memenuhi standar keamanan dan izin ketat.
"Ini membuktikan bahwa penemuan berbasis arsitektur SDA nan dikembangkan Changan telah memenuhi standar keamanan dan izin nan ketat," ujarnya.
Pencapaian lewat lisensi L3 ini merupakan manifestasi dari dedikasi Changan dalam menyatukan kepintaran buatan dengan keamanan guna mewujudkan masa depan mobilitas lebih kondusif dan efisien bagi seluruh konsumen di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
"Kami di Changan Indonesia tentu sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian ini, lantaran menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan teknologi kendaraan pandai nan aman, terpercaya, dan relevan bagi konsumen Indonesia di masa depan," tuturnya.
(iqb/mik)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·