Jakarta, CNN Indonesia --
Chery mengumumkan strategi dunia nan bakal menyasar kebutuhan mobilisasi family dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam sebuah forum di China, Chery memperkenalkan pendekatan baru berjudul "For Family" sebagai inti strategi dunia periode 2026-2030.
CEO of Chery Brand Jeff Zhang mengatakan capaian nomor tidak menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka menunjukkan capaian, tetapi kepercayaan dibangun melalui konsistensi. Chery bakal terus menjaga kepercayaan jutaan family di bumi dengan komitmen nyata dan kerjasama berbareng mitra," kata Zhang dikutip Rabu (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara kinerja, Chery mencatat sejumlah parameter pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, Chery Group berada di ranking 233 dalam Fortune Global 500 jenis 2024, sekaligus mencatat salah satu kenaikan tertinggi di antara produsen otomotif global.
Di sisi lain, keahlian ekspor tetap menjadi andalan. Chery mempertahankan posisi sebagai merek otomotif China dengan volume ekspor tertinggi selama 23 tahun berturut-turut, dengan capaian 1,344 juta unit pada 2025.
Dari sisi pengguna, total pedoman dunia telah menembus 18 juta, termasuk lebih dari 4 juta pengguna keluarga. Sementara itu, penjualan kendaraan daya baru meningkat signifikan hingga 642 persen secara tahunan.
Chery memandang perubahan kebutuhan konsumen, khususnya keluarga, sebagai aspek nan mendorong penyesuaian strategi. Konsumen sekarang tidak hanya mempertimbangkan performa dasar, tetapi juga aspek kenyamanan, teknologi, hingga style hidup.
Melalui strategi "For Family", Chery menargetkan penambahan 1 juta pengguna family baru pada 2026 dan lebih dari 10 juta secara kumulatif pada 2030.
Perusahaan optimistis sasaran melangkah melalui empat pilar utama, ialah brand, produk, teknologi, dan kemitraan.
Dari sisi produk, Chery berencana meluncurkan 13 model baru dalam dua tahun ke depan. Model-model itu mencakup beragam jenis powertrain, mulai dari mesin bensin, mild hybrid, hybrid, hingga kendaraan listrik murni (EV), pada segmen SUV, sedan, dan pickup.
Pendekatan atas strategi baru juga dinilai relevan untuk area Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di mana keputusan pembelian kendaraan tetap banyak dipengaruhi kebutuhan keluarga.
(ryh/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·