Jakarta, CNN Indonesia --
Situs sistem inti perpajakan Coretax DJP dilaporkan mengalami gangguan pada Kamis (30/4) sore. Saat diakses, laman coretaxdjp.go.id menampilkan pesan "502 Bad Gateway" sekitar pukul 15.00 WIB.
Gangguan tersebut terjadi di hari terakhir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 bagi wajib pajak orang pribadi.
Merespons perihal itu, akun X resmi jasa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) @kring_pajak menyampaikan permohonan maaf atas hambatan nan terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Beberapa wajib pajak mengalami hambatan serupa, dimungkinkan lantaran meningkatnya load akses sehubungan dengan jatuh tempo pelaporan SPT," tulis Kring Pajak melalui akun media sosialnya.
DJP menyebut gangguan tersebut saat ini tetap dalam penanganan tim terkait. Wajib pajak juga diminta untuk mencoba sejumlah langkah teknis sebelum kembali mengakses sistem.
"Clear cookies dan cache pada browser, gunakan browser lain, gunakan private window/incognito, serta gunakan jaringan internet berbeda, dan minta mencoba secara berkala," lanjutnya.
[Gambas:Twitter]
Seperti diketahui, pemerintah menetapkan pemisah akhir pelaporan SPT Tahunan pada Kamis (30/4), setelah sebelumnya diperpanjang dari 31 Maret 2026. Perpanjangan tersebut juga disertai relaksasi penghapusan hukuman denda bagi wajib pajak nan melapor hingga akhir April.
Berdasarkan info DJP teranyar per 30 April 2026 pukul 13.00 WIB, total pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 mencapai 12.705.335 SPT. Angka tersebut terdiri dari 11.933.994 SPT OP dan 771.341 SPT Badan.
Sementara itu, jumlah wajib pajak nan telah mengaktivasi akun Coretax DJP tercatat mencapai 18.837.611, nan didominasi oleh wajib pajak orang pribadi sebanyak 17,66 juta.
Dengan tenggat waktu nan tersisa hanya hitungan jam, gangguan pada sistem Coretax berpotensi menghalang wajib pajak nan belum menyampaikan laporan SPT tahunannya.
[Gambas:Youtube]
(lau/ins)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·