slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Daftar Hewan Endemik Indonesia Yang Wajib Dilindungi

Sedang Trending 5 jam yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 29 Apr 2026 13:35 WIB

Indonesia memang mempunyai keanekaragaman hayati, sayangnya ada beberapa hewan endemik nan terancam punah. Ini daftarnya. Komodo merupakan salah satu hewan endemik nan wajib dilindungi. (ANTARA FOTO/GECIO VIANA)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Dengan luas daratan mencapai 1,9 juta km persegi, Indonesia dikenal luas sebagai negara nan memiliki keanekaragaman hayati menakjubkan.

Namun sayang, beberapa jenis hewan sekarang keberadaannya sudah nyaris punah hingga susah ditemui. Setidaknya ada delapan hewan endemik indonesia nan wajib dilindungi agar tidak punah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hewan nan sangat beragam. Beberapa di antaranya apalagi tergolong satwa endemik alias hanya ditemukan di tempat tertentu di Indonesia saja, seperti anoa, komodo, alias gajah Sumatra.

Namun sayang, kerusakan kediaman dan perburuan liar membikin beberapa hewan endemik di Indonesia terancam punah. Maka dari itu, kita wajib melindungi hewan endemik Indonesia nan sudah terancam punah agar satwa tersebut tidak tinggal cerita saja.

Hewan endemik Indonesia nan wajib dilindungi

Dirangkum dari beragam sumber, berikut ini delapan hewan endemik Indonesia nan wajib dilindungi. Daftar ini dapat dijadikan sumber referensi agar kita lebih peduli dengan kelestarian hewan original Indonesia.

1. Anoa

AnoaFoto: iStockphoto/Bastar
Anoa.

Hewan endemik Indonesia nan wajib dilindungi, antara lain anoa. Seperti nan diketahui, anoa adalah satwa endemik nan hanya dapat dijumpai di wilayah daratan rimba Pulau Sulawesi dan Buton.

Namun sayang, akibat perburuan dan rusaknya habitat, populasi anoa makin menurun dan langka. Berdasarkan info 2018, populasi anoa jenis Bubalus depressicornis hanya tersisa 21 ekor, sedangkan jenis Bubalus guarlesi berjumlah 354 ekor.

2. Orangutan Tapanuli

orangutan tapanuliFoto: Tim Laman via Wikimedia Commons
Orangutan Tapanuli.

Orangutan tapanuli alias Pongo tapanuliensis, juga merupakan hewan endemik nan kudu dilindungi lantaran termasuk satwa terancam punah.

Orangutan tapanuli mempunyai kediaman nan terbatas, ialah di Hutan Batangtoru, Tapanuli. Satwa ini juga mempunyai kebiasaan nan unik, ialah doyan menyantap buah durian dan petai.

3. Maleo

burung maleoFoto: istockphoto/Gypsy Picture Show
Burung maleo.

Maleo alias ada nan menyebut juga senkawor (Minahasa), panua (Gorontalo), alias molo (Sulawesi Tenggara) adalah burung endemik nan nyaris punah. Pembalakan rimba serta perburuan terhadap telur maleo menyebabkan burung endemik Sulawesi ini nyaris punah.

Bahkan pada 2016, International Union for Conservation of Nature (IUCN), telah menetapkan burung maleo ke dalam daftar merah dengan masuk ke dalam kategori jenis nan sudah terancam punah (endangered).

4. Komodo

Dua ekor Komodo (Veranus Komodoensis) berkeliaran di Pulau Komodo,Kabupaten Manggarai Barat, NTT Minggu (22/9/2019). Populasi hewan purba tersebut di pulau Komodo saat ini mencapai 1.500 ekor. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/ama.Foto: Antara Foto/Kornelis Kaha
Komodo.

Komodo merupakan satwa endemik dengan kediaman original di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Komodo menjadi salah satu hewan purba nan tetap memperkuat hingga saat ini dan diperkirakan telah hidup setidaknya sejak 4 juta tahun lalu. Sama seperti maleo, komodo juga termasuk ke dalam kategori terancam punah.

5. Gajah Sumatra

Seorang mahout (pawang) bermain dengan dua gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak di Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) Tebo, Muara Sekalo, Sumay, Jambi, Sabtu (6/8/2022). PIKG nan berada di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Bentang Alam Bukit Tigapuluh saat ini mempunyai lima gajah Sumatera jinak nan didatangkan dari Lampung dan Sumatera Selatan guna pencegahan bentrok dan medium edukasi di area itu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz.Foto: ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN
Gajah Sumatra.

Gajah Sumatra menjadi subspesies gajah Asia paling mini nan ada di dunia. Hanya ditemukan di Pulau Sumatra, populasi gajah Sumatra hanya tersisa 642 ekor nan tersebar dari Lampung hingga Aceh.

Menurut IUCN, gajah Sumatra berstatus sangat terancam punah alias critically endangered.

6. Banteng Jawa

Sejumlah Banteng jawa (Bos Javanicus) berada di padang Savana, Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/10). Data pos pantau di Kawasan Hutan lindung Alas Purwo tersebut menunjukan populasi Banteng jawa nan terlihat di padang savana menurun, pada tahun 2013 terdapat 120 ekor banteng, sedangkan pada 2015 hanya 83 ekor banteng nan disebabkan tandus panjang dan predator anjing rimba nan biasa di sebut Ajak. ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya/pras/15.Foto: ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya
Banteng Jawa.

Perburuan nan masif dan disertai dengan degradasi habitat, membikin banteng Jawa di periode kepunahan.

Menurut perhitungan, populasinya nan berada di alam liar saat ini hanya berjumlah 356 ekor nan tersebar di Taman Nasional Baluran, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), dan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB).

7. Badak Jawa

Critically Endangered, wild Javan rhino in Java, Indonesia; standing in forest clearing - a rare moment when the species can be seen in the open.Foto: iStock/Tobias Nowlan
Badak Jawa.

Badak Jawa alias badak bercula satu merupakan satwa endemik Pulau Jawa. Meskipun dulu dipercaya tersebar hingga ke Vietnam, saat ini badak bercula satu hanya terdapat di Pulau Jawa saja.

Sebuah laporan terbaru menyebutkan, populasi badak Jawa sekarang hanya tersisa 50 ekor di alam liar.

8. Macan Tutul Jawa

Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas) di Gunung Sanggabuana.Foto: Dok. Istimewa
Macan tutul Jawa.

Hewan endemik Indonesia nan wajib dilindungi selanjutnya, ialah macan tutul Jawa. Macan tutul Jawa alias nan juga dikenal dengan macan kumbang menjadi satu-satunya jenis kucing besar nan saat ini tetap tersisa di Pulau Jawa.

Namun kondisi macan tutul Jawa sekarang sangat mengkhawatirkan, tercatat hanya 65 ekor saja nan tersisa di alam liar.

Itulah daftar delapan hewan endemik Indonesia nan wajib dilindungi lantaran sudah terancam punah.

(ahd/rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru