slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Dedi Mulyadi Mendadak Ke Kpk, Ada Apa?

Sedang Trending 11 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendadak menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (19/5). Kehadirannya tersebut untuk membahas sejumlah program nan melangkah di Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak dikorupsi.

"Kami pagi hari ini berjumpa dengan jejeran KPK di bagian pencegahan, terutama kita mendapat pengarahan dari Pak Ujang Bahtiar [Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah 2 KPK]," ujar Dedi di Kantor KPK.

Dia menjelaskan mendapat pengarahan untuk melakukan efisiensi dan merealokasikan seluruh shopping pemerintah dari shopping nan tidak krusial menjadi untuk kepentingan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terutama di bagian pendidikan, kesehatan, prasarana jalan, irigasi, penanganan kemiskinan, jaringan listrik. Itu menjadi prioritas utama kami dan kami mendapat pengarahan seluruh kebijakan itu kelak kudu terkawal menjadi output dan benefit kepentingan masyarakat," kata dia.

Pada sektor pendidikan, ada Rp5 triliun lebih anggaran nan direalokasikan. Realokasi anggaran itu mengubah shopping rutin pemerintah nan dianggap selama ini memboroskan anggaran pemerintah.

"Kemudian alokasi-alokasi shopping publik tapi tidak mempunyai kepentingan publik. Misalnya di bumi pendidikan, ada shopping 700 miliar lebih untuk TIK. Sedangkan nan dibutuhkan oleh bumi pendidikan adalah ruang kelas baru," ungkap Dedi.

Kemudian realokasi anggaran menyasar dari nan semula untuk perjalanan dinas menjadi prasarana jalan nan berfaedah bagi rakyat.

"Nah, kemudian ada sosialisasi nan biasa dibelanjakan oleh pemerintah. nan dibutuhkan oleh masyarakat hari ini adalah nyaris 240 ribu rakyat Jawa Barat tidak punya listrik, maka ada realokasi nyaris Rp250 miliar, dari nomor 9 miliar untuk shopping penerangan listrik warga," tambah Dedi.

Kebijakan mengirim siswa alias pelajar nan "bermasalah" ke barak untuk dilakukan pembinaan juga termasuk nan dibahas.

"Seluruh rangkaian itu di dalamnya kan ada program pendidikan berkarakter, nan di dalamnya mengubah anak-anak dari punya sikap garang tawuran, minum-minuman keras, kemudian korban gim online, (selanjutnya) mengikuti pendidikan kedisiplinan," tutur Dedi.

"Dan Insya Allah berasas rekomendasi dari psikolog, dimungkinkan mereka besok sudah bisa meninggalkan barak untuk angkatan pertama," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Korsup Wilayah 2 KPK Bahtiar Ujang Purnama mengatakan pihaknya mendengar langkah-langkah strategis mengenai optimasi sumber daya di Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan memberikan beberapa masukan.

Dedi, kata Ujang, menyampaikan langkah strategis nan mencakup perbaikan perencanaan dan penggunaan anggaran nan ada di Provinsi Jawa Barat.

"Dan beliau meminta kepada kami dari KPK untuk memastikan bahwa langkah strategis beliau ini nan pertama memang tidak menyalahi aturan, kemudian pelaksanaannya dimana bahwa itu kudu ada nan mengawasi," kata Ujang.

"Kegiatan ini merupakan suatu langkah strategi nan kami apresiasi dan kami berambisi bahwa apa nan menjadi buahpikiran pendapat alias improvisasi dari pak Gubernur Jawa Barat ini betul-betul membikin langkah perubahan dan kemanfaatan nan riil kepada masyarakat," pungkasnya.

(ryn/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru