slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Demo Ojol Di Daerah: Palembang, Bandung, Semarang Hingga Surabaya

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekitar 500 ribu pengemudi ojek online (ojol) dari beragam wilayah dijadwalkan mematikan aplikasi dan menggelar unjuk rasa atau demonstrasi besar-besaran secara serentak hari ini, Selasa (20/5).

Berikut titik-titik demo ojol di wilayah nan dirangkum oleh CNNIndoensia.com:

Jakarta

Aksi demo ojol di Jakarta, sasaran utama antara lain Kementerian Perhubungan, Istana Merdeka, DPR RI, kantor-kantor aplikator, serta lokasi-lokasi lain nan berasosiasi dengan perusahaan aplikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono meminta masyarakat untuk menghindari beberapa titik agar terhindar dari kemacetan imbas tindakan demo ojol.

"Kita imbau ke masyarakat agar menghindari area seputaran Medan Merdeka, Bundaran Patung Kuda, sama seputaran DPR. Karena memang jumlahnya (massa) cukup banyak seperti itu," kata Argo.

Palembang

Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, M Asrul Indrawan mengatakan sekitar 10 ribu pengemudi (driver) online di Sumatera Selatan bakal melakukan tindakan besar-besaran di Kota Palembang. Mereka juga bakal mematikan aplikasi alias offbid.

"Iya tindakan bakal dilakukan Selasa (20/5/2025) di DPRD Sumsel. Aksi direncanakan pukul 09.00 WIB. Ada empat tuntutan nan bakal disampaikan dalam tindakan nanti," ujar Asrul mengutip detikcom.

Aksi ini rencananya bakal dilakukan di Halaman Kantor DPRD Sumsel, Jalan Kapten A Rivai, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Disampaikan Argo, pihaknya juga bakal menyiapkan rekayasa lampau lintas (lalin) di sekitar titik demo. Kendati demikian, penerapannya berkarakter situasional.

"(Rekayasa lalin) ini sedang kita buat. Seperti biasanya jika seputaran di Patung Kuda kelak pengalihannya kita belokkan ke Budi Kemuliaan. Kemudian di seputaran Tugu Tani. Kemudian ke Harmoni Tomang. Tapi itu kelak kita sedang membikin flyer," imbuhnya.

Surabaya

Ribuan pengemudi ojol dan pengemudi taksi online juga bakal melakukan tindakan unjuk rasa di beberapa titik Kota Surabaya. Ketua Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur, Tito Ahmad mengatakan, total bakal ada 6.000 massa ojol nan mengikuti demonstrasi secara serentak hari ini.

Ada beberapa titik nan jadi rute tindakan mereka. nan pertama mereka berangkat dan berkumpul dari Bundaran Waru. Mereka kemudian menuju Kantor Dishub Provinsi Jatim, Kantor Diskominfo Jatim, Polda Jatim, Gedung Negara Grahadi hingga instansi aplikator nan berada di Surabaya.

"Kita konvoi dari CITO Bundaran Waru, titik kumpul di situ, terus Kantor Dishub, Kantor Diskominfo, Polda Jatim, Grahadi lampau ke instansi aplikator," kata Tito, saat dikonfirmasi.

Tito mengungkapkan, massa tindakan juga bakal menyegel sejumlah instansi aplikator jika tak kooperatif alias menerima massa tindakan ketika didatangi. Ribuan ojol itu juga bakal menonaktifkan sementara aplikasi selama satu hari alias sampai tuntutan mereka dikabulkan. 

Semarang hingga Yogyakarta

Driver ojek online baik roda dua dan roda empat bakal melakukan tindakan unjuk rasa di depan instansi Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang. Mereka juga bakal mematikan aplikasi alias offbid selama aksi.

Perwakilan dari organisasi ojol Alap-alap Terboyo, Diki Arman mengatakan rencananya titik kumpul berada di depan eks Wonderia Kita, Semarang, pada pukul 08.00 WIB. Ribuan ojol itu bakal berkeliling dulu melewati Jalan Veteran menuju Tugu Muda, Jalan Pandanaran hingga nantinya ke Jalan Pahlawan.

"Titik kumpul jam 08.00 pagi di Wonderia, aksinya di instansi Gubernur. Kita keliling dulu lewat Kariadi, Garnisun, Tugu Muda, Pandanaran, baru Simpang Lima, Pahlawan," kata Diki mengutip detikcom.

Dari info perizinan nan diajukan ke Polrestabes Semarang soal tindakan demo, diperkirakan massa nan datang sekitar 1.500 orang. Jumlah tersebut campuran antara driver roda dua alias roda empat.

"Besok campuran antara lain dari Tegal, Slawi, Cepu, Kudus, nan enggak itu ada Purwokerto lantaran ada aktivitas sendiri di sana, Solo juga ada sendiri. Perkiraan sekitar kurang lebih daftar ke Polres 1.500 (peserta), kombinasi roda dua, roda empat," jelasnya.

Selain Semarang, setidaknya 1.000 mitra ojek online dan 100 mobil di wilayah Yogyakarta bakal turun ke jalan. Aksi bakal digelar mulai mulai pukul 10.00 WIB di instansi Aplikasi (Shopee Food, Grab, Gojek, Maxim), Kantor DPRD DIY, dan Kantor Gubernur.

Setelah dari Kantor Gubernur bakal dilanjutkan di 0 km untuk mendeklarasikan 'Hari Kebangkitan Driver Transportasi Online Indonesia'.

Bandung hingga Purwakarta

Menurut info nan dihimpun, sekitar 2.000 pengemudi ojol juga bakal menggelar tindakan demo di Kabupaten Purwakarta.

Massa tindakan disebut bakal berkumpul di area Sadang, tepatnya di depan Gudang Bulog Purwakarta nan berlokasi di Jl. Raya Sadang No.484, Ciwangi, Kec. Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Massa tindakan nantinya bakal bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta.

Massa aksi ojol juga bakal menggelar demonstrasi di Kota Bandung nan bakal berpusat di Gedung Sate nan berlokasi di Jl. Diponegoro No.22, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.

Solo hingga Purwokerto

Driver ojek online di wilayah Solo Raya bakal menggelar tindakan di DPRD dan Balai Kota Solo. Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Solo, Josafat Satrijawibawa, mengatakan tindakan tersebut rencananya bakal diikuti oleh 500 driver ojek online dari wilayah Solo Raya. Ada beberapa tuntutan nan mereka sampaikan.

"Tanggal 20 Mei 2025 driver online se-Indonesia bersepakat, menyatakan bangkit dan melawan segala corak pemanfaatan driver, menjadikan tanggal 20 Mei sebagai hari kebangkitan transportasi online di Indonesia nan bakal kami peringati setiap tahunnya. Kami membujuk sekira 500 driver," katanya mengutip detikcom.

Selain Solo, Komunitas pengemudi ojol dari beragam aplikator, nan berada di wilayah Kabupaten Banyumas bakal melakukan offbid alias mogok narik.

Penanggungjawab tindakan ojol roda 2, Setiaji Heroestianto, menjelaskan tindakan ini direncanakan melibatkan pengemudi dari Gojek, Grab, Shopee, Maxim, InDriver, dan lainnya dari beragam kalangan, kelompok, dan organisasi nan ada di Indonesia. Untuk wilayah Banyumas Raya bakal terpusatkan di Alun-alun Purwokerto.

"Tidak ada paksaan untuk ikut turun ke jalan meramaikan tindakan ini. Tapi setidaknya turut membantu perjuangan kewenangan dan keadilan, sebagai driver online. Offbid bakal dilakukan mulai pagi sampai sore sekitar pukul 15.00 WIB," terangnya mengutip detikcom.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(tim/dal)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru