Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abidin Fikri meminta Kementerian Agama (Kemenag) segera membayarkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah sebelum Hari Raya Idulfitri 2026.
Menurut Abidin, tunjangan pembimbing madrasah merupakan tanggungjawab pemerintah pusat. Dia cemas penundaan berpotensi memicu gejolak di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keterlambatan pembayaran TPG madrasah berpotensi memicu gejolak sosial jika kewenangan pembimbing tidak diprioritaskan tepat waktu sebelum Lebaran," ujar dia saat dihubungi, Senin (6/3).
Berdasarkan temuan selama reses, Abidin mengaku banyak menerima laporan pembimbing madrasah nan mengeluh lantaran tunjangan mereka tetap tertunda.
Abidin mendesak Kemenag mempercepat verifikasi info Simpatika agar 405.438 pembimbing madrasah segera menerima kewenangan bulanan mereka tanpa menunggu Lebaran tiba.
Meski pencairan tahap 3 dan 4 Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) sudah berjalan per hari ini, proses berjenjang ini kudu dipercepat agar tidak mengecewakan ribuan pendidik kepercayaan nan honornya tetap rendah.
Politikus PDIP itu menegaskan pihaknya tak bakal diam. Komisi VIII DPR, lanjut Abidin, bakal mengawasi proses pencairan tunjangan tersebut agar diberikan tepat waktu.
"Komisi VIII tidak bakal tinggal diam, kami bakal mengawasi agar kewenangan pembimbing madrasah terpenuhi tepat waktu sebelum Lebaran, menghindari demo di mana-mana akibat ketidakadilan ini," ujarnya.
(fra/ryn/fra)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·