slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Dudung Jawab Kritik Soal Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menjawab kritik nan menarasikan penguatan budaya militerisasi berbarengan dengan dipercayanya dia menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Ia mengatakan saat ini dirinya merupakan pihak sipil mengingat dirinya nan sudah memasuki masa purnatugas pada 2023 lampau sebagai prajurit TNI.

"Saya kan sudah pensiun, sudah dua tahun. Saya kan orang sipil. Ya boleh saja latar belakang dari mana-mana. Kan nan dari sipil juga menjadi kementerian, dari kementerian juga kan banyak," kata Dudung usai aktivitas sertijab dengan M. Qodari di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dudung dilantik menjadi Kepala KSP menggantikan Qodari pada Senin (27/4) kemarin. Ia dilantik langsung Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Dengan dilantiknya Dudung sebagai Kepala KSP, kedudukan itu kembali diisi oleh sosok berlatarbelakang militer. Sebelum Qodari, kedudukan itu diisi oleh A. M. Putranto nan merupakan pensiunan prajurit TNI nan juga berasal dari matra Angkatan Darat.

Selain di kepemimpinan Prabowo, di era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, kedudukan Kepala KSP juga pernah dijabat dua sosok pensiunan jenderal TNI yakni, Luhut Binsar Pandjaitan dan Moeldoko.

Dudung merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat. Ia merupakan lulusan Akademi Militer Tahun 1988, Dudung pensiun sebagai Jenderal bintang empat dengan kedudukan terakhir sebagai KSAD.

Selain itu, Dudung juga sempat menjabat sejumlah posisi strategis di TNI.

Dudung pecah bintang namalain naik pangkat menjadi brigadir jenderal saat dipercaya menjadi Wakil Gubernur Akmil (2015-2016), kemudian Dudung lanjut menjadi staf unik Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2016-2017), dan Wakil Asisten Teritorial KSAD (2017-2018).

Kemudian, dia naik pangkat menjadi mayor jenderal saat mengisi posisi Gubernur Akmil (2018-2020), kemudian lanjut memimpin wilayah dengan menjadi Pangdam V Jaya (2020-2021).

Setelah menjadi Pangdam, Dudung dipromosikan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad), saat itu dia menggantikan Letjen RNI Eko Margiyono pada 2021. Setelahnya, barulah Dudung dipercaya menjadi ketua tertinggi TNI matra darat sebagai KSAD.

(mnf/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru