slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Eks Bos Kcic: Tanpa Epc Proyek Whoosh Bakal Makan Waktu 20 Tahun

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Presiden Direktur PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan penggunaan teknologi baru jadi kunci percepatan pembangunan Whoosh. Perusahaan sukses memangkas waktu pembangunan dari sekitar 20 tahun menjadi kisaran 7 tahun.

Hal itu disampaikan saat dia menceritakan pengalamannya menjabat di KCIC, ketika proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung tengah digarap.

Ia menyebut proyek Whoosh merupakan proyek pembiayaan terbesar di Asia Pasifik pada saat itu. Dengan penggunaan teknologi baru, pemerintah Indonesia dan Tiongkok sepakat memakai skema engineering, procurement, and construction (EPC).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skema EPC menjadi lompatan besar, lantaran selain bisa belajar dan mengoperasikan Whoosh berbareng dengan pihak Tiongkok, proyek berhasil rampung lebih cepat. Hanggoro mengungkapkan, jika pengerjaan dilakukan secara konvensional, maka waktu pembangunan nan dibutuhkan sepanjang 15-20 tahun.

"Dengan sistem EPC, alhamdulillah 7 tahun bisa bersih. Dari mulai mendesain, bebaskan tanah, sampai membangun, training, mengoperasikan, nyaris 7 tahun," ujarnya dalam aktivitas China-Indonesia Friendship Stories Exchange Event di Stasiun Halim Whoosh, Jakarta Timur, Selasa (28/4).

Ia menilai skema EPC dapat menjadi referensi andaikan proyek kereta sigap diperpanjang hingga Surabaya dan Banyuwangi. Namun, dia memberi catatan agar lahannya kudu nan dimiliki pemerintah agar pengerjaan bisa lebih cepat.

[Gambas:Youtube]

"Kalau untuk extension (Whoosh) ke Surabaya alias Banyuwangi, konsep EPC ini bisa menjadi contoh nan bagus, tapi catatannya tanahnya sebaiknya dari pemerintah agar kita bisa bergerak cepat," kata Hanggoro.

Menurut Hanggoro, selama pembangunan terdapat sekitar 2.000 tenaga mahir dari Tiongkok dan sekitar 13 ribu pekerja dari Indonesia nan terlibat.

Proyek sepanjang 145 kilometer itu juga menghadapi tantangan kondisi tanah nan tidak stabil di sejumlah titik. Ia menilai sampai hari ini rute Whoosh tetap banyak titik rawan.

"Ini memang jadi PR kita untuk terus mencermati agar tidak terjadi hal-hal nan kurang bagus," ujarnya.

Hanggoro bercerita proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung diinisiasi langsung oleh Presiden RI saat itu Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping. Proyek tersebut kemudian ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015.

"Kami banyak belajar berbareng dengan saudara-saudara kita dari Tiongkok, dari mulai merancang kemudian mengonstruksikan proyek ini, kita bahu-membahu," paparnya.

Sementara itu, General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyebut operasional Whoosh sekarang sepenuhnya dijalankan sumber daya manusia Indonesia. Seluruh perjalanan kereta sigap sudah tidak lagi menggunakan masinis dari Tiongkok.

Ia mengatakan saat ini terdapat 652 SDM Indonesia nan bekerja di operasional maupun perawatan sarana dan prasarana. Dari jumlah tersebut, 80 orang di antaranya merupakan masinis.

"Sekarang ini seluruh perjalanan kereta sigap itu sudah tidak lagi menggunakan expert dari Tiongkok. Jadi sudah dioperasikan oleh masinis dari Indonesia dan teknisinya seluruhnya itu sudah ditugaskan ke teknisi Indonesia nan sudah selesai melakukan proses transfer knowledge," kata Eva.

Meski begitu, proses alih pengetahuan pada aspek sarana dan prasarana tetap berlangsung. Eva menyebut transfer knowledge telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan selesai tahun ini.

"Serah terima pekerjaan sudah mencapai sekitar 85 persen. Jadi 15 persennya lagi itu tetap ada di sarana, prasarana, tapi itu sudah tinggal sedikit lagi. Harusnya targetnya sudah selesai tahun ini," ujarnya.

(dhz/ins)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru