Jakarta, CNN Indonesia --
Anthony Sinisuka Ginting dipastikan tidakhadir di turnamen Indonesia Open 2025 lantaran belum pulih dari cedera.
Ginting tetap dalam masa pemulihan cedera tulang rawan dan peradangan otot di bagian bahu kanan. Cedera nan sudah dirasakan Ginting sejak persiapan jelang Olimpiade 2024 itu membuatnya tidakhadir dalam deretan kejuaraan BWF World Tour sejak tahun lalu.
Pemain dari tim SGS Bandung itu sempat tampil dalam turnamen pembuka tahun ini di Malaysia Open 2025. Setelah itu Ginting belum tampil lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penonton Indonesia Open 2025 juga dipastikan tidak bakal memandang tindakan salah satu tunggal putra terbaik Indonesia tersebut.
"Ya jika semuanya melangkah dengan baik, melangkah dengan mulus, dan enggak ada kendala, ya semoga sih di Juli sudah bisa," kata Ginting ketika ditanya soal sasaran kembali bermain kepada wartawan di Pelatnas Cipayung, Rabu (7/5).
Yang menjadi perhatian utama Ginting sebelum kembali menepuk shuttlecock adalah kondisi fisiknya. Bila belum segar 100 persen, atlet 28 tahun itu memilih tidak turun bertanding.
"Tapi kita lihat juga kondisinya, memang sudah siap apa belum, jadi memang enggak mau terlalu buru-buru juga takutnya kan nan harusnya sudah tinggal dikit lagi, tapi dipaksain toh, udah bisa nih, alias memang sedikit lagi."
"Tapi dikit lagi belum tuntas 100 persen, tapi sudah dicoba buat pertandingan alias buat latihan, jadi sakit lagi, mundur lagi. Jadi kita kudu tetap lihat kondisi juga sih, jadi monitor terus," terang peraih lencana Olimpiade 2020 itu.
Ginting menjelaskan proses pengobatan sampai saat ini sudah melangkah baik. Ginting mulai bisa melakukan pukulan di atas kepala. Selain berlatih, Ginting juga terus berkomunikasi dengan master nan menangani cederanya.
Ginting juga menyatakan terus latihan selama cedera, namun tidak melahap porsi nan melibatkan tulang rawan dan bahu.
"Jadi footwork-nya dilatih sembari penanganan, rehat tangannya pelan-pelan. Nanti sudah bisa, sudah kuat, sakitnya sudah hilang. Jadi pelan-pelan udah masuk ke pakai raket lagi," ujar Ginting.
Kendati tak bisa berkompetensi di Indonesia Open 2025, Ginting tetap beriktikad datang ke Istora Gelora Bung Karno untuk memandang rekan-rekannya bertanding.
"Ya pasti pengen nonton dan datang juga sih kayak waktu Malaysia Master kemarin dulu kan ada beberapa kali nonton juga, dan juga liat teman-teman semua nan tanding di Istora ini," tukasnya.
[Gambas:Video CNN]
(abs/nva)
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·