slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Guru Honorer Di Kuningan Kaget Identitasnya Dicatut Untuk Beli Ferrari

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang guru honorer di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rizal Nurdimansyah (39), melaporkan dugaan pencatutan identitas pribadinya ke kepolisian setempat setelah namanya tercatat sebagai pembeli mobil mewah Ferrari 458 Speciale Aperta senilai miliaran rupiah.

Rizal mengatakan laporan tersebut sudah disampaikan ke Polres Kuningan pada Kamis (16/4), setelah memastikan adanya info kendaraan atas namanya di Kantor Samsat setempat.

"Yang pertama mungkin ini termasuk penyalahgunaan identitas nan dipakai untuk pembelian Ferrari. Saya minta kejadian ini tidak terjadi lagi ke penduduk Kuningan," kata Rizal saat dikonfirmasi di Kuningan, Kamis (16/4) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku cemas kudu menanggung beban pajak kendaraan nan nilainya sangat besar, meski tidak pernah melakukan pembelian tersebut.

Rizal menjelaskan peristiwa itu bermulai pada 2 April 2026, saat dirinya menerima telepon dari seseorang nan tidak dikenal nan meminta info KTP untuk keperluan pembelian mobil.

Rizal menolak permintaan tersebut. Namun, selang beberapa hari kemudian Rizal mengaku mendapat info dari perangkat desa pada Senin (13/4) bahwa namanya tercatat dalam transaksi pembelian mobil mewah tersebut.

Untuk memastikan kebenaran info itu, Rizal mendatangi instansi Samsat dan melakukan pengecekan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK).

"Hasilnya rupanya benar, ada tiga kendaraan, dua mobil dan satu motor. Salah satunya Ferrari, itu bukan milik saya," katanya.

Ia mengaku kaget dan segera mengambil langkah pemblokiran info kendaraan, guna menghindari akibat lebih lanjut.

"Saya blokir lewat aplikasi setelah diarahkan petugas, lantaran itu bukan milik saya," ujarnya.

Selain akibat pajak, Rizal juga mengkhawatirkan potensi implikasi norma jika kendaraan tersebut digunakan untuk hal-hal nan melanggar.

Ia menegaskan tidak pernah membikin surat pernyataan maupun memberikan info pribadi, untuk transaksi tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan Iptu Abdul Aziz membenarkan laporan nan masuk pada hari ini dan menyatakan kasus tengah ditangani.

Ia menambahkan, berasas laporan awal, kasus tersebut diduga berangkaian dengan tindak pidana pemalsuan identitas nan sekarang tetap dalam tahap pendalaman oleh penyidik.

"Pelapor sudah datang dan membikin laporan, selanjutnya kami bakal lakukan proses penyelidikan," katanya.

(antara/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru