slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Harga Rata-rata Nasional Minyakita Masih Di Atas Het

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Harga rata-rata nasional minyak goreng rakyat alias Minyakita masih di atas nilai satuan tertinggi (HET) selama sebulan terakhir.

Mengacu Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), nilai rata-rata nasional Minyakita adalah Rp15.941 per liter alias naik 0,14 persen di atas HET pada Kamis (9/4). Adapun HET nan ditentukan pemerintah adalah Rp15.700 per liter.

Bahkan, nilai Minyakita di beberapa provinsi di Indonesia bagian Timur sangat melambung tinggi. Terpantau nilai Minyakita di Papua Pegunungan mencapai Rp40 ribu per liter alias naik 154,78 persen di atas HET, Papua Tengah Rp24.783 per liter alias naik 57,86 persen, Papua Barat Rp21.783 per liter alias naik 38,75 persen, dan Papua Selatan Rp20.233 per liter alias naik 28,87 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, nilai Minyakita di beberapa provinsi di Indonesia bagian Barat dan Tengah condong tidak terlalu jauh dari HET. Salah satunya nilai Minyakita di Sulawesi Barat berada di level Rp15.572 per liter alias 0,8 persen di bawah HET sedangkan Aceh Rp16.035 per liter alias naik 2,13 persen di atas HET.

Padahal, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan nilai minyak goreng di dalam negeri tetap terkendali meskipun muncul prediksi bahwa nilai minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) berpotensi naik hingga US$1.000 per ton.

Budi mengatakan hingga saat ini belum ada indikasi kenaikan nilai minyak goreng di pasar domestik. Ia menyebut nilai minyak goreng justru tetap stabil, apalagi beberapa jenis mengalami penurunan.

[Gambas:Youtube]

"Enggak, enggak. Saat ini belum ada info ke saya. Selama ini belum ada kenaikan," kata Budi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Ia juga menilai kemungkinan nilai minyak goreng melonjak hingga Rp20 ribu per liter tetap mini dalam kondisi saat ini.

"Menurut saya belum (harga minyak goreng tembus Rp20 ribu per liter)," ujarnya.

Budi juga menilai kondisi saat ini berbeda dengan situasi pada 2021-2022 ketika nilai minyak goreng sempat melonjak tajam di pasar domestik.

"Ya, rasanya sih enggak deh (kondisi itu berpotensi terulang)," kata Budi.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) sebelumnya melaporkan produksi minyak sawit nasional terus meningkat sepanjang 2025. Produksi CPO mencapai 51,7 juta ton, naik sekitar 7,2 persen dibandingkan 48,2 juta ton pada 2024.

Permintaan ekspor juga tercatat meningkat seiring nilai minyak sawit nan relatif lebih kompetitif dibandingkan minyak nabati lainnya. Volume ekspor sawit pada 2025 tercatat naik 9,5 persen, dari sekitar 29,5 juta ton menjadi 32,3 juta ton.

Sementara itu konsumsi dalam negeri juga meningkat 3,8 persen, dari 23,9 juta ton pada 2024 menjadi sekitar 24,8 juta ton pada 2025. Kenaikan terbesar berasal dari sektor biodiesel nan meningkat sekitar 11 persen, sedangkan konsumsi pangan justru turun sekitar 3,6 persen.

Meski demikian, pelaku industri memperkirakan nilai CPO dunia tetap bakal tetap tinggi dalam waktu dekat. Berdasarkan proyeksi industri sawit, nilai minyak sawit dalam jangka pendek diperkirakan berada di kisaran US$1.050 hingga US$1.125 per ton hingga kuartal I-2026.

(fln/ins)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru