Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah sedan listrik BYD Seal berwarna silver terbakar di Tuen Mun Road, Hong Kong, dan menyebabkan gangguan lampau lintas signifikan pekan kemarin. Penyebab kejadian rupanya bukan dari mobil melainkan kesalahan pengguna nan menyimpan perangkat power bank.
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.01 saat kendaraan melaju menuju Hung Shui Kiu. Setelahnya jasa darurat tiba dalam hitungan menit, dan Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong sukses memadamkan api pada pukul 14.19. Pengemudi wanita sukses keluar dari kendaraan dengan selamat sebelum api membesar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investigasi teknis lantas dilakukan di pusat jasa BYD dan memastikan kebakaran tidak disebabkan kerusakan mekanis alias kelistrikan bawaan kendaraan.
Api justru berasal dari power bank (pengisi daya portabel) nan diletakkan di bangku penumpang, dan mengalami korsleting alias thermal runaway.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BYD juga menegaskan melalui pernyataan resmi bahwa sistem tegangan tinggi kendaraan tidak terlibat dalam sumber awal kebakaran produk tersebut, meski struktur kabin bagian atas mengalami kerusakan parah.
Car News China menyebut teknisi internal BYD telah memeriksa dan memastikan paket baterai "Blade Battery" dan rangka sasis terintegrasi tetap utuh. Meski suhu di dalam kabin cukup tinggi hingga melelehkan plastik interior dan kaca, sel baterai tidak mengalami thermal runaway.
Hal ini disebabkan bahan kimia LFP (Lithium Iron Phosphate) mempunyai periode reaksi eksotermik tinggi, biasanya di atas 500°C, dibanding sekitar 200°C pada baterai NMC (Nickel Manganese Cobalt) konvensional.
Disebutkan struktur aluminium berbentuk sarang lebah pada baterai berfaedah sebagai penghalang panas, sehingga api dari kabin tidak menembus kompartemen sel.
Pada pasar Hong Kong, penjualan Seal diperkirakan 4.200 unit sepanjang 2025, bersaing langsung dengan Tesla Model 3 (sekitar 5.800 unit).
Keduanya sama-sama mempunyai rating keselamatan 5-bintang Euro NCAP, tetapi menggunakan pendekatan struktur berbeda. Blade Battery berbasis LFP pada Seal dipasarkan dengan konsentrasi pada stabilitas termal, sementara Tesla menggunakan kombinasi LFP dan NMC nikel tinggi tergantung varian.
Hingga Maret 2026, BYD Seal tetap mempunyai kelebihan nilai di Hong Kong, dengan banderol mulai sekitar US$30 ribu setelah insentif lokal, dibanding Tesla Model 3 nan mulai dijual sekitar US$34,5 ribu.
(ryh/fea)
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·