Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih kepala dobel putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, marah kepada pasangan Choong Hon Jian/Muhammad Haikal lantaran mundur dari turnamen Swiss Open 2026 nan berjalan pada 10-15 Maret.
Dikutip dari Bharian, Herry IP kecewa lantaran mengundurkan diri tersebut bukan lantaran kemauan tim pelatih, melainkan dari pemain langsung.
Kasus ini dianggap jadi masalah, lantaran argumen cedera nan diberikan Haikal tidak menunjukkan tanda nan jelas selama sesi latihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengunduran diri itu bukan dari saya. Anda kudu bertanya kepada pemain itu sendiri. Bukan saya nan memintanya untuk mundur, tetapi Haikal nan mau mundur dan tidak mau bermain di Swiss," kata kata Herry IP.
Saat Choong/Haikal meminta mundur dari Swiss Open 2026, Herry IP sedang konsentrasi pada pemain nan tampil di All England 2026. Karena itu Herry IP meminta Haikal mengurus masalah tersebut dengan manajemen.
"Saya bilang, jika Anda mau mundur, bicaralah langsung dengan manajemen. Saat itu, saya konsentrasi pada All England dan tidak mau terlalu memikirkan itu," ucap Herry IP.
Mengenai cedera nan dialami Haikal, Herry IP tidak memandang ada masalah nan serius pada sang pemain. Haikal dinilainya tidak semestinya mundur dari turnamen tersebut.
"Dia bilang dia cedera, tapi ketika saya periksa, tidak ada cedera. Biasanya, jika dia cedera, kita bisa melihatnya dari gerakannya alias kondisi kakinya," tutur Herry IP.
Dengan absennya Choong/Haikal, Malaysia hanya mengirimkan dua wakil dobel putra ke Swiss Open: Kang Khai Xing/Aaron Tai dan Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong. Kang/Tai lolos ke perempat final, sementara Azriyn/Tan tersingkir.
Meski begitu Herry IP tidak mau ambil pusing. Dia memilih konsentrasi pada pemain nan mau komitmen dalam latihan. Herry IP juga memastikan dobel putra Malaysia siap tampil dalam turnamen ke depan.
[Gambas:Video CNN]
(sry/jal)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·