Jakarta, CNN Indonesia --
Kelompok suporter Ultras Malaya bakal memboikot seluruh pertandingan nan melibatkan timnas Malaysia.
Keputusan itu dibuat Ultras Malaya melalui pernyataan pada media sosial Facebook, dikutip dari Berita Harian.
Boikot tersebut merupakan tindak lanjut dari tiga tuntutan Ultras Malaya kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengenai dengan masalah arsip tiruan untuk tujuh pemain naturalisasi pada 13 April.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga tuntutan nan dimaksud adalah: pencabutan kebangsaan Malaysia untuk tujuh pemain, pengembalian manajemen timnas Malaysia ke FAM, dan reformasi sepak bola Malaysia.
"Dalam perihal ini, kami dengan bunyi bulat memutuskan untuk menerapkan boikot fase 1, ialah memboikot semua pertandingan nan melibatkan tim nasional Malaysia, dengan segera," tulis pernyataan Ultras Malaya.
"Kami memberikan jangka waktu hingga 31 Agustus 2026 agar ketiga tuntutan tersebut dipenuhi dan diimplementasikan oleh pihak-pihak mengenai untuk memastikan bahwa sepak bola Malaysia betul-betul independen dari kepentingan sempit, kegagalan tata kelola, dan kerusakan sistem nan berkepanjangan."
Ultras Malaya memberikan ultimatum bakal melakukan boikot fase kedua andaikan ketiga tuntutan tersebut tidak dipenuhi hingga akhir Agustus.
"Jika ketiga tuntutan ini tidak dipenuhi dalam jangka waktu nan ditentukan, boikot fase 2 nan lebih komprehensif bakal diterapkan dan bakal melibatkan seluruh ekosistem Liga Malaysia."
"Kami, Ultras Malaya, tetap berkomitmen untuk memperjuangkan sepak bola Malaysia nan murni, jujur, adil, dan sistematis, dan dengan tegas menolak segala corak penggunaan sepak bola sebagai perangkat untuk memuaskan keinginan, pengaruh, dan kepentingan pribadi pihak alias perseorangan mana pun," ucap Ultras Malaya.
Ultras Malaya menegaskan, pemboikotan ini demi masa depan sepak bola Malaysia nan lebih bertanggung jawab.
"Tindakan ini diputuskan bukan atas dasar kebencian terhadap tim nasional alias pihak mana pun, tetapi demi masa depan sepak bola Malaysia nan lebih bermartabat, terorganisir, dan bertanggung jawab," tutur Ultras Malaya.
Penggunaan arsip tiruan dalam menaturalisasi Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel berbuntut panjang.
FAM didenda FIFA sebesar 350.000 franc Swiss. Para pemain nan terlibat dihukum denda 2.000 franc Swiss dan larangan bermain selama 12 bulan.
[Gambas:Video CNN]
(sry/sry)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·