slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Imf - Bank Dunia Pulihkan Relasi Dengan Venezuela, Duit Siap Mengalir

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia memulihkan hubungan dengan Venezuela serta membuka kesempatan untuk menggelontorkan biaya ke negara dengan persediaan minyak terbesar bumi tersebut.

Langkah IMF dan Bank Dunia ini semakin melegitimasi pemerintah sementara Venezuela usai Presiden Nicolas Maduro diculik, digulingkan dan diadili oleh AS.

"Dipandu oleh pandangan negara personil IMF nan mewakili kebanyakan kekuatan bunyi total IMF, dan sejalan dengan praktik lama, Direktur Pelaksana Kristalina Georgieva hari ini mengumumkan bahwa IMF sekarang berasosiasi dengan Pemerintah Venezuela, di bawah pemerintahan Presiden Sementara Delcy Rodriguez," kata IMF dalam pernyataan, Kamis (17/4) dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengumuman ini disampaikan dalam rangkaian Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia nan berjalan selama sepekan dan dihadiri ribuan pejabat pemerintah, ekonom, investor, serta pengamat di Washington.

Beberapa jam usai pernyataan IMF, Pemerintah Venezuela juga mengonfirmasi bakal mengakui kembali hubungan dengan lemabaga moneter tiu nan telah membeku sejak 2019.

"Kami menormalisasi semua proses nan melibatkan hak-hak Venezuela di organisasi tersebut," kata Rodriguez.

[Gambas:Youtube]

Dalam beberapa hari terakhir, IMF meminta pandangan para anggotanya soal apakah mereka menganggap Rodriguez sebagai pemimpin sah Venezuela.

Bank Dunia juga dengan sigap mengikuti langkah IMF dalam mengakui pemerintahan Rodriguez.

"Dipandu oleh hasil proses jajak pendapat IMF, Bank Dunia hari ini mengumumkan melanjutkan kembali hubungan dengan Pemerintah Venezuela, di bawah pemerintahan Presiden Sementara Delcy Rodriguez," bunyi pengumuman Bank Dunia.

Pengakuan terhadap pemerintahan Rodriguez oleh IMF dan Bank Dunia membuka jalan bagi dimulainya pengumpulan info ekonomi secara resmi, pemberian nasihat teknis, serta kemungkinan pemberian support finansial jika Venezuela memintanya.

Rodriguez sebelumnya menjabat Wakil Presiden hingga awal Januari. Lalu, pasukan AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istri dalam operasi malam hari. Rodriguez kemudian ditunjuk sebagai presiden sementara.

Sejak saat itu, Washington memberikan tekanan besar agar Venezuela membuka ekonominya bagi investasi asing, terutama di sektor energi.

"Trump sering dan secara terbuka berbincang tentang sungguh dia menyukai Delcy, dan seberapa erat mereka bekerja sama," kata Henry Ziemer dari Center for Strategic and International Studies.

"Namun pengakuan institusional ini merupakan langkah krusial berikutnya-melampaui hubungan individual menuju institusi. Ini krusial bagi gambaran legitimasi Delcy," imbuhnya.

Hubungan antara lembaga finansial tersebut dan Venezuela memburuk pada Maret 2019. Ketika itu, IMF mengakui pihak oposisi, nan saat itu menguasai parlemen, sebagai pemerintah sah negara Amerika Selatan tersebut.

Secara finansial, hubungan IMF dan. Bank Dunia dengan Venezuela apalagi telah terputus jauh sebelum perpecahan politik terjadi.

Penilaian resmi terakhir IMF terhadap ekonomi Venezuela dilakukan pada 2004, sementara Caracas melunasi kewajibannya kepada Bank Dunia pada 2007.

Selain potensi aliran biaya dari IMF dan Bank Dunia, pengakuan institusional ini juga dapat memberikan kepercayaan bagi penanammodal swasta asing nan selama ini ragu untuk berinvestasi di negara tersebut.

"Saya pikir semakin banyak sinyal positif bakal sangat baik, apalagi perlu, agar investasi asing langsung mulai mengalir ke Venezuela," kata Henry.

Di kembali layar, AS mendorong keterlibatan nan lebih besar dengan Venezuela di bawah kepemimpinan Rodriguez.

Pada Selasa lalu, Washington melonggarkan hukuman terhadap Bank Sentral Venezuela.

Rodriguez menjadi wanita pertama nan memimpin Venezuela. Meski didukung Trump dan lembaga finansial dunia, posisinya dalam jangka panjang belum terjamin. Pekan lalu, oposisi Venezuela menyerukan pemilihan presiden baru dengan merujuk pada konstitusi negara tersebut.

(pta/ins)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru