slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Tanggapan Pengusaha Soal Kemnaker Imbau Pekerjakan Lansia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia buka bunyi menanggapi imbauan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) agar perusahaan mempekerjakan golongan lanjut usia (lansia).

Wakil Ketua Umum Bidang Ketenagakerjaan Kadin Indonesia Subchan Gatot mengatakan saat ini sudah banyak pekerja lanjut usia (lansia) nan bekerja di sektor formal.

Ia menyebut banyak sektor umum telah mempekerjakan pekerja lansia nan dinilai mempunyai kompetensi memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini sudah banyak sektor umum nan mempekerjakan pekerja lansia nan mempunyai kompetensi, relations, dan judgement nan baik," kata Subchan kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/4).

Dengan semakin banyaknya lansia nan bekerja di sektor formal, Kadin berambisi izin ketenagakerjaan dapat dibuat lebih elastis agar bisa mengakomodasi kebutuhan pekerja usia lanjut.

Subchan menjelaskan elastisitas tersebut mencakup ketentuan jam kerja, perjanjian kerja, usia pensiun, hingga pengupahan.

Ia mencontohkan sektor restoran nan biasanya mengalami lonjakan visitor pada akhir pekan. Dengan patokan kerja nan lebih fleksibel, pelaku upaya bisa merekrut pekerja lansia untuk bekerja pada Sabtu dan Minggu.

"Dunia upaya berambisi izin ketenagakerjaannya juga jangan kaku, kudu lebih fleksibel," ujar Subchan.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi pekerja lansia agar tetap relevan dengan kebutuhan upaya saat ini dan masa depan.

Menurut Subchan, pekerja lansia dinilai cocok mengisi sejumlah posisi di sektor umum seperti konsultan dan penasihat. Selain itu, lansia juga dinilai sesuai untuk bagian pendidikan dan pelatihan, pengawasan dan audit, hubungan pelanggan, hingga sektor kesehatan dan sosial.

Imbauan mempekerjakan lansia dilontarkan Plt. Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker Estiarty Haryani. Ia menyampaikan Indonesia memasuki era masyarakat menua seiring meningkatnya jumlah masyarakat usia lanjut di Indonesia.

Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi masyarakat lansia 2025 berkisar 11,93 persen dari total masyarakat Indonesia, dan terus meningkat seiring naiknya nomor angan hidup

"Karena itu, diperlukan kebijakan ketenagakerjaan nan inklusif agar potensi tenaga kerja lansia dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar Estiarty saat membuka Workshop Link and Meet DUDI di Jakarta dalam keterangan resmi tertulis, Rabu (15/4).

Di sisi lain, dia menjelaskan tingkat partisipasi angkatan kerja lansia tetap terbatas dibandingkan golongan usia produktif lainnya. Hal ini menunjukkan tetap adanya potensi besar nan belum dimanfaatkan secara optimal dan perlu menjadi perhatian bersama.

Esti menegaskan penguatan ekosistem ketenagakerjaan inklusif bagi golongan lansia memerlukan kerjasama lintas pihak, mulai dari pemerintah, bumi upaya dan bumi industri, akademisi, komunitas, hingga media dan mitra pembangunan.

"Kolaborasi menjadi kunci agar kebijakan nan disusun tidak hanya implementatif, tetapi juga memberikan akibat nyata di lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut, Kemnaker juga tengah menyusun Peraturan Menteri Ketenagakerjaan tentang Penempatan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Khusus, termasuk tenaga kerja lanjut usia, sebagai dasar penguatan kebijakan ke depan.

"Regulasi ini diharapkan menjadi instrumen krusial untuk memperluas akses, memperkuat perlindungan, serta memastikan kesempatan kerja nan layak bagi tenaga kerja lansia di Indonesia," kata Estiarty.

[Gambas:Youtube]

(dhz/pta)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru