Jakarta, CNN Indonesia --
Tak banyak atlet nan sukses menjadi pengusaha setelah pensiun, apalagi konglomerat. Salah satu nan sukses adalah mantan atlet tenis Rumania, Ion Tiriac.
Berdasarkan catatan Forbes, total kekayaan Tiriac mencapai US$2,3 miliar alias sekitar Rp38,64 triliun (asumsi kurs Rp16.800 per dolar AS) dan menempatkannya pada ranking ke-1.738 pada daftar orang terkaya di dunia.
Mayoritas kekayaannya berasal dari kerajaan upaya nan dia dirikan, Tiriac Group.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, gimana perjalanan hidupnya?
Ion Tiriac lahir pada di Brasov, Rumania apada 9 Mei 1939 dari pasangan Ioan Tiriac dan Ecaterina Tiriac. Tak banyak info mengenai masa kecilnya.
Di usia 20-an, Tiriac mengawali karir sebagai atlet hoki. Bahkan, dia sempat mewakili Rumania untuk Olimpiade di Tokyo pada 1964.
Setelah itu, dia beranjak ke olah raga tenis nan membawanya ke kesuksesan.
Dilansir The Sun, atlet nan dikenal dengan julukan 'Drakula' ini awalnya bermain sebagai pemain tunggal. Pencapaian tertingginya adalah saat sukses masuk ke perempat final Wimbledon pada 1968.
Setelah itu, dia beranjak ke nomor dobel putra nan memperkuat titelnya sebagai legenda tenis Rumania. Maklum, saat berpasangan dengan Ilie Nastase, dia sukses menjuarai Prancis Terbuka (Roland Garros) pada 1970.
Mantan atlet tenis Rumania, Ion Tiriac, adalah salah satu orang terkaya di Rumania. Ia mempunyai kekayaan US$2,3 miliar nan berasal dari Tiriac Holdings Ltd. (Valery HACHE / AFP).
Tiriac memutuskan untuk menggantung raket pada 1979. Di era 1980-an, Tiriac mulai aktif sebagai pembimbing tenis, penasihat, dan pemasok pemain. Salah satu pemain terkenal di bawah bimbingannya adalah Boris Becker.
Saat itu, talenta upaya Tiriac makin terlihat. Ia meyakini olah raga tenis bakal semakin populer. Karenanya, dia membeli lisensi untuk banyak turnamen ahli dan melelangnya kepada pemerintah kota seperti Stuttgart, Hanover, dan Madrid. Salah satu nan turnamen tenis nan dia kembangkan adalah ATP Masters Mutua Madrid Open.
Beralih Jadi Pebisnis
Pada 1990, era komunisme Rumania berhujung seiring runtuhnya Tembok Berlin Timur. Tiriac lantas mengambil kesempatan itu untuk berinvestasi di tanah kelahirannya.
Langkah pertamanya adalah mendirikan Bank Tiriac, bank swasta pertama di Rumania. Setelah itu, dia mulai membangun kerajaan upaya di bawah bendera Tiriac Holdings Ltd.
Berdasarkan situs resmi perusahaan, Tiriac Holdings menaungi lebih dari 40 perusahaan, nan beraksi di beragam sektor mulai dari otomotif, real estat, jasa finansial (asuransi), maskapai penerbangan, hingga energi. Selain itu, Grup Tiriac juga melakukan aktivitas di beberapa bagian mengenai - pengawasan dan perlindungan, manajemen properti, hingga jasa media.
Pada 2007, Forbes memasukkan Tiriac ke daftar 1.000 orang terkaya di bumi dan mendapuknya sebagai pengusaha Rumania pertama nan memiki kekayaan lebih dari US$1 miliar.
Berkat tangan dinginnya di bumi bisnis, Tiriac sukses menjadi mantan atlet terkaya di dunia.
"Aku ingat saat pertama kali saya merasa kaya dalam hidupku. Pertama kali saya merasa kaya dalam hidupku ketika saya masuk restoran dan saya tidak memandang nilai di menu," ujar Tiriac dalam wawancaranya nan ditayangkan di kanal Youtube Euronews pada Desember 2023 lalu.
Selain sebagai pebisnis, Tiriac juga dikenal sebagai kolektor mobil antik. Baginya, mobil antik lebih berkesan dibandingkan keluaran terbaru. Ia disebut mempunyai lebih dari 400 koleksi mobil dan motor, termasuk nan pernah dimiliki oleh Al Copone dan Elton John.
Saat ini, Tiriac menghabiskan masa tuanya di Bukares, Rumania. Ia mempunyai tiga orang anak Ion Tiriac Jr, Karim Mihai, dan Iona Natalia.
[Gambas:Video CNN]
(sfr)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·