Jakarta, CNN Indonesia --
Memasuki pekan-pekan terakhir musim kejuaraan 2025/2026, Mikel Arteta paham Arsenal tidak bakal meraih gelar dengan mudah.
Arsenal semula punya kesempatan meraih empat gelar juara. Dua kans naik podium musnah seketika pada pertengahan Maret dan awal April. Kini The Gunners tetap punya dua kesempatan jadi juara, di Liga Champions dan Premier League.
Hanya saja dalam dua arena bergengsi tersebut, tidak ada jalan mudah. Martin Zubimendi dan kawan-kawan hanya unggul tipis atas Sporting pada perempat final Liga Champions setelah menang 1-0 pada leg pertama. Sementara di kejuaraan lokal, Arsenal sekarang hanya berjarak enam poin dari Manchester City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa nan kami mau raih itu sulit, menantang, dan terkadang berliku dan memang semestinya seperti ini," ujar Arteta dalam konvensi pers jelang laga Arsenal vs Sporting dikutip dari situs resmi klub.
Jika bisa meraih gelar Liga Champions, maka Arteta bakal membukukan rekor sebagai pembimbing pertama Arsenal nan bisa mengangkat trofi si Kuping Lebar.
Seandainya bisa mengawinkan gelar Liga Champions dengan Premier League, Arteta dan Arsenal pun bakal tambah terpandang.
"Jadi Anda kudu menghadapinya dan pada dasarnya nan saya katakan adalah, kami mencoba melakukan sesuatu dalam kejuaraan ini nan belum pernah dilakukan dalam sejarah klub selama 140 tahun. Ini adalah kali kedua dalam sejarah kami, kami berada di perempat final Liga Champions selama tiga tahun beruntun, jadi kami sangat menghargai posisi kami saat ini."
"Kami punya kesempatan besok untuk masuk semifinal. Kami bersaing untuk memenangkan Premier League dan kami berada dalam posisi nan kuat setelah 22 tahun tidak bisa melakukannya. Jadi kami tahu kesulitannya, tetapi di situ lah keindahannya ada kesulitan, menantang, dan itu argumen kami sangat mau melakukannya," tukas Arteta.
[Gambas:Video CNN]
(nva/nva)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·