Jakarta, CNN Indonesia --
Usai dipakai mudik, perawatan mobil sebetulnya tak cukup hanya sebatas membersihkan bagian. Apalagi jika kendaraan telah diajak melintasi rute beragam nan cukup menantang.
Ada sejumlah komponen nan sebaiknya diperiksa, mulai kondisi ban, kaki-kaki, oli mesin, hingga kebersihan ruang kabin. Pengecekan juga tak selalu kudu dilakukan ke bengkel, karena pemilik kendaraan bisa melakukannya secara berdikari di rumah. Berikut ulasannya.
1. Cek ban
Hal pertama nan kudu dicek adalah tekanan angin, pastikan sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Setelah itu, perhatikan kondisi ban mobil Anda, mulai dari telapak ban hingga bagian dindingnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, perjalanan panjang nan dilakukan mulai dari mudik dan kembali ke rumah membikin ban bekerja ekstra keras sepanjang waktu. Mulai dari menopang muatan, mengatur dan mengarahkan laju mobil, hingga meredam getaran.
Perhatikan juga apakah ada kerusakan alias tanda keausan pada telapak ban setelah mudik. Kemudian, bersihkan kerikil nan menempel di bagian ini. Lalu, amati bagian tembok apakah terlihat ada benjolan, retakan, alias sobek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan lupa juga untuk memperhatikan kondisi pelek dan ban serep mobil. Jika ada tanda-tanda keausan alias kerusakan, sebaiknya segera tukar dengan nan baru.
2. Cek cairan di mobil
Setelah memastikan kondisi ban pasca mudik, cek takaran oli mesin dengan menggunakan dipstick alias tongkat pengukur. Segera tambah andaikan berada di bawah periode batas.
Perhatikan juga apakah ada perubahan bentuk lantaran ini mengindikasikan adanya masalah pada kendaraan Anda. Misalnya, warnanya berubah menjadi kecoklatan, keruh, dan kental.
Atau, warna oli berubah menjadi coklat susu nan menandakan pelumas mobil tercampur air. Jika ini terjadi pada oli mesin mobil Anda, sebaiknya segera diganti.
Selanjutnya memastikan volume minyak rem tidak berkurang. Perhatikan juga apakah terjadi perubahan warna alias terlihat endapan lumpur nan ada di dalam tabung penyimpannya.
Cek juga tingkat kepakeman rem untuk mengetahui kondisi kampas rem dan amati bagian selang rem apakah sobek alias bocor nan bisa menjadi pemicu terjadinya kebocoran minyak rem.
Jangan lupa juga untuk mengecek tabung persediaan radiator coolant. Pasalnya, cairan pendingin ini tidak boleh sampai lenyap jika tidak mau mesin mengalami overheat.
Apabila terlihat keruh alias berubah warna, sebaiknya segera dikuras. Pastikan juga tidak ada indikasi kebocoran dengan langkah mengecek bagian selang dan rumah radiator.
Cairan lain nan dapat dicek adalah air aki basah, oli transmisi (otomatis alias manual), air wiper, minyak kopling manual, cairan power steering hidrolik, dan freon AC.
Pastikan volume semua cairan tersebut tidak berkurang, cek juga apakah ada indikasi kebocoran alias jenis kerusakan lainnya.
3. Cek parameter panel instrumen
Ada langkah sederhana untuk mengetahui apakah ada hambatan nan terjadi pada mobil setelah mudik, ialah dengan mengecek parameter nan ada pada panel instrumen. Anda hanya perlu memutar kunci kontak ke posisi ON dan memandang parameter pada panel instrumen.
Jika ada parameter nan menyala, tandanya terjadi masalah pada komponen sesuai dengan ikon parameter nan menyala tersebut nan perlu segera dilakukan tindakan.
Ini dimaksudkan agar persoalan alias kerusakan nan terjadi tidak merembet ke komponen lainnya. Jika tidak ada lampu parameter nan menyala, hidupkan mesin dan dengarkan.
Jika mobil bergetar secara tidak normal alias terdengar bunyi aneh, sebaiknya lakukan reservasi ke bengkel resmi terdekat agar dilakukan pengecekan secara menyeluruh.
4. Cek karet wiper
Anda juga kudu mengawasi karet wiper dan pastikan kondisinya tidak kering, kaku, dan kesat. Atau, terlihat ada tanda-tanda keausan seperti munculnya retakan dan robekan pada komponen tersebut.
Ingat, karet wiper berfaedah untuk menjaga pandangan pengendara ketika kudu mengemudi dalam kondisi hujan.
5. Cek kabin mobil
Ini juga merupakan bagian nan kudu dicek setelah mudik. Sebab, makanan dan minuman nan dikonsumsi selama mudik, ada kemungkinan jatuh alias tumpah sehingga mengotori kabin.
Anda bisa menggunakan sikat halus, lap microfiber dan pembersih kaca mobil untuk membersihkan seluruh area kabin. Bila perlu, gunakan penyedot debu untuk menghilangkan semua kotoran hingga ke celah dan rongga serta kolong kabin. Jangan lupa juga untuk membersihkan bagian karpet mobil, demikian melansir situs Suzuki Indonesia.
(ryh/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·