CNN Indonesia
Jumat, 13 Mar 2026 16:30 WIB
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan sebelumnya turun tangan dalam menghadapi para makelar tiket konser BTS. (AFP/Jung Yeon-je)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan menawarkan insentif berupa sertifikat bingkisan alias voucher prabayar bagi masyarakat nan melaporkan praktik percaloan tiket (scalping).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya penindakan norma menjelang sejumlah aktivitas besar, termasuk konser BTS dan pembukaan musim liga bisbol Korea (KBO) akhir bulan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan Korea JoongAng Daily pada Kamis (12/3), laporan nan diajukan mesti memenuhi syarat teknis nan ketat guna mendapatkan insentif tersebut.
Pelapor juga wajib menyertakan nomor pemesanan dan nomor bangku nan dicurigai sebagai hasil praktik percaloan.
Data tersebut nantinya bakal dikoordinasikan dengan platform penjualan tiket resmi untuk ditindak tegas, termasuk pembatalan tiket secara sepihak.
Pemerintah menegaskan bakal mengawasi ketat segala corak transaksi tidak adil, mulai dari nilai selangit hingga penggunaan bot otomatis untuk memborong tiket.
Selain itu, pemantauan rutin di pasar peralatan jejak daring bakal dilakukan secara berkala dan hasilnya bakal diteruskan ke Badan Kepolisian Nasional.
Fokus pengamanan secara unik diarahkan pada konser BTS di Gwanghwamun Square, Seoul pada 21 Maret mendatang.
Sebanyak 56 petugas bakal dikerahkan sejak pukul 14.00 waktu setempat hingga pintu masuk ditutup untuk menindak langsung transaksi terlarangan di lokasi.
Sebelumnya, sebagai langkah preventif jangka panjang, Kementerian Kebudayaan telah meluncurkan badan konsultatif publik-swasta nan melibatkan lembaga pemerintah, perusahaan tiket besar, hingga operator pasar daring.
Tujuannya adalah menyusun peraturan baru dan memperkuat pemeriksaan identitas di letak aktivitas demi menjaga keadilan bagi seluruh konsumen.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan sebelumnya turun tangan dalam menghadapi para makelar tiket konser BTS.
Kementerian Kebudayaan mengidentifikasi 1.868 unggahan di pasar peralatan jejak daring nan menjual kembali tiket untuk konser boy band tersebut di Gwanghwamun pada 21 Maret dan Goyang, Gyeonggi, pada awal April 2026.
Dari temuan tersebut, empat unggahan diduga menawarkan 105 tiket dengan nilai nan dinaikkan. Unggahan tersebut telah dirujuk ke Badan Kepolisian Nasional untuk penyelidikan.
(gis/end)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·