CNN Indonesia
Jumat, 13 Mar 2026 15:30 WIB
Produser dan sutradara memastikan kisah hangat nan imajinatif Na Willa tidak bakal berakhir di movie pertama nan bakal tayang 18 Maret. (Visinema Studios)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kisah hangat nan imajinatif Na Willa dipastikan tidak bakal berakhir di movie pertamanya. Pihak pembuat memberikan sinyal kuat petualangan bocah cilik tersebut bakal terus berlanjut.
Konfirmasi mengenai masa depan waralaba ini disampaikan langsung oleh Anggia Kharisma selaku produser, menyusul penayangan perdana filmnya nan dijadwalkan pada 18 Maret mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggia membocorkan bahwa penonton bakal mendapatkan petunjuk krusial mengenai kelanjutan cerita Na Willa tepat sebelum beranjak dari bangku bioskop.
"Di ending kita juga sempat kasih bocoran kan bahwa perjalanan Na Willa dunianya bakal berlanjut. Jadi bisa tungguin next Na Willa-nya juga," ujar Anggia di Jakarta Selatan, Selasa (10/3).
Anggia menekankan movie nan bakal tayang ini hanya pembuka untuk memperkenalkan fondasi awal kehidupan sang karakter utama.
"Tapi nan pasti memang jika tadi teman-teman lihat, bakal terus ada perjalanan Na Willa. Ini adalah perjalanan awalnya. Jadi nantikan perjalanan Na Willa berbareng Geng Krembangan berikutnya."
[Gambas:Video CNN]
Senada dengan sang produser, Ryan Adriandhy nan duduk di bangku sutradara menjelaskan bahwa proyek ini memang dirancang untuk mengadaptasi seluruh seri kitab karya Reda Gaudiamo nan berjumlah tiga jilid.
Namun, demi menjaga kedalaman karakter, movie pertama ini bakal konsentrasi sepenuhnya pada kitab pertama.
"Banyak nan nanya waktu dari saya umumin, 'Ini filmnya 3 kitab jadi 1 alias gimana?' Enggak, ini filmnya konsentrasi di kitab pertama. Karena pertumbuhan Na Willa di tiga kitab itu tuh sangat signifikan banget," jelas Ryan.
Bagi Ryan, krusial bagi penonton untuk merasakan proses pertumbuhan Na Willa secara organik, mulai dari dunianya nan paling mini hingga nantinya beralih bentuk di film-film selanjutnya.
"Jadi saya konsentrasi di movie pertama dulu. Kita mengenal bumi kecilnya dulu, dari sahabat-sahabat di gang, keluarganya, gimana dia dari ulet jadi kupu-kupu dulu. Nah abis itu ya, harusnya ada sekuelnya gitu," tuturnya lagi.
Na Willa mengambil latar 1960-an di gang mini di Surabaya, memotret bumi melalui mata Willa nan penuh khayalan dan kepolosan.
Ceritanya berfokus pada dinamika saat bumi Willa mulai berubah, seperti ketika sahabatnya mengalami kecelakaan dan teman-temannya mulai bersekolah, hingga akhirnya dia sendiri kudu menghadapi patokan di Taman Kanak-Kanak.
Film ini menandai debut penyutradaraan dan penulisan naskah live-action perdana bagi Ryan Adriandhy.
Jajaran pemainnya didominasi talenta muda berbakat, seperti Luisa Adreena, Azamy Syauqi, Arsenio Rafizqy, dan Freya Mikhayla, serta didukung penampilan apik dari Irma Rihi, Junior Liem, dan Melissa Karim.
Na Willa tayang di bioskop mulai 18 Maret.
[Gambas:Youtube]
(gis/chri)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·