Jakarta, CNN Indonesia --
Jetour G700 Supreme Navigation Edition menjalani uji coba ekstrem di China dengan menyeberangi Sungai Minjiang sejauh sekitar 1,2 kilometer. Hasilnya SUV itu bisa menyelesaikannya dalam waktu 10 menit.
Sungai Minjiang dikenal mempunyai karakter menantang, mulai dari arus deras di wilayah hulu, ngarai dalam di bagian tengah, hingga jaringan sungai dan lahan basah di hilir.
Lalu area Houguan nan menjadi letak pengetesan mempunyai arus bercabang dengan pusaran dan arus bawah kompleks, dengan kecepatan air mencapai 2 meter per detik, serta kedalaman lebih dari 8 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat pengujian, kondisi cuaca berkabut, visibilitas rendah, serta gelombang ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam situasi tersebut, menurut perusahaan kendaraan tetap bisa menjalankan beragam manuver pengamanan dan menuntaskan penyeberangan sejauh 1,2 kilometer dalam waktu sekitar 10 menit. Bagi Jetour hasil tersebut membuktikan kesiapan teknologi untuk kebutuhan pengamanan darurat di kondisi nyata.
Dari sisi teknologi, kendaraan ini didukung GAIA Complete Domain Intelligent Control System nan memungkinkan pengendalian secara real-time di beragam kondisi medan baik keahlian menaklukkan gunung maupun menyeberangi sungai.
Sistem Ark amphibious all-terrain sealing dengan standar IP68 turut memastikan seluruh komponen tetap terlindungi saat terendam, sementara Super Ark 800V silicon carbide thruster menghasilkan daya sorong optimal untuk menghadapi arus deras.
Dukungan Super Ark Intelligent Navigation Stability System ikut menjaga keseimbangan kendaraan secara real-time, dan sistem Ark Precision Control System memastikan arah tetap stabil di permukaan air.
Teknologi ketahanan air ini memungkinkan komponen inti tetap berfaedah meski terendam dalam waktu lama, dan sekarang telah menjadi standar pada seluruh lini G700.
"Melalui pengetesan ini, kami mau menunjukkan bahwa penemuan nan dikembangkan Jetour tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pada gimana teknologi dapat memberikan perlindungan nyata apalagi dalam kondisi ekstrem sekalipun," kata Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia melalui keterangan tertulis, Selasa (21/4).
Pengujian di Sungai Minjiang ini juga sekaligus menjadi gambaran gimana pengembangan teknologi Jetour diarahkan pada kebutuhan konsumen, tidak hanya dari sisi performa, tetapi juga fungsionalitas dan aspek keselamatan dalam beragam situasi.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Jetour dalam menghadirkan teknologi nan telah teruji secara nyata untuk mendukung kebutuhan mobilitas nan semakin beragam," ujar Ranggy.
Di sisi lain, mobil ini sukses mencetak tiga rekor, ialah kendaraan off-road produksi massal pertama di China nan menyeberangi Sungai Minjiang, nan pertama melakukan latihan darurat ahli di sungai tersebut, serta pertama menguji keahlian perlindungan kendaraan di permukaan air.
[Gambas:Youtube]
(ryh/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·