Ambon, CNN Indonesia --
Kapal Motor Sabuk Nusantara 106 menabrak gedung rumah di Desa Adm, Kecamatan Pulau Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah Maluku, Selasa (28/4).
Kapolsek Pulau Banda Ipda Kasim Rahayantel mengatakan kecelakaan laut nan dialami Kapal Sabuk Nusantara itu terjadi sekitar pukul 09:45 WIT.
"Peristiwa jam separuh sepuluh pagi, kapal tabrak dua speedboat kemudian menabrak rumah warga,"ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (28/4)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bilang kapal itu menabrak rumah tinggal nan dijadikan sebagai penginapan hingga speedboat di perairan tersebut. Seperti rumah milik penduduk berjulukan La Ode Umar dan dua speedboat milik Najran Sabban.
Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Namun, pemilik rumah dan speedboat merugi nan ditaksir senilai Rp60 juta.
Ia berbicara kecelakaan kapal sabuk Nusantara menabrak rumah penduduk dipicu akibat kelalaian dari pihak kapal. Sejauh ini, Polsek Pulau Banda tetap mendalami kejadian tersebut dan memeriksa tempat kejadian perkara.
"Tabrakan lantaran kelalaian dari pihak kapal," ucapnya.
Berdasarkan manifes, kapal dengan nama lambung Sabuk Nusantara 106 dengan kapabilitas 1.259 GT itu mengangkut sekitar 398 penumpang dan 20 ABK.
Kapal nan dinakhodai Jefri Jhoni Laritmas (25) sempat berlayar dari pelabuhan Ina Marina, Kota Masohi menuju Pulau Banda, Maluku Tengah. Jefri sempat mengabarkan seluruh ABK bahwa satu jam alias sekitar 500 meter lagi kapal bakal bersandar di dermaga.
Jefri kemudian memberi tahu kepala Kamar Mesin untuk segera mensterilkan mesin kapal lantaran sesaat lagi kapal bakal bersandar.
Ia pun memutuskan untuk membalikkan kemudi kapal dengan posisi kapal sementara melaju dengan tujuan agar kapal bisa bersandar dengan posisi kiri di dermaga.
ABK pun mulai sibuk menyiapkan tali jangkar untuk dilepas ke atas dermaga sehingga tali tros untuk ditambatkan pada dermaga dengan posisi kapal tetap stabil.
Setelah tali ditambatkan pada dermaga, kapal tetap juga terlihat melaju ke arah rumah warga. Ia lantas memerintahkan bagian mesin segera memundurkan kapal, namun upaya mereka tak membuahkan hasil. Kapal pun menabrak rumah penduduk dan beberapa speedboat.
Ia sempat membunyikan sirine alias suling bercap peringatan kepada penduduk untuk secepat mengevakuasi diri lantaran kapal sementara melaju ke arah permukiman.
(sai/ugo)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·