Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah menyalurkan support sosial senilai Rp100,9 miliar kepada masyarakat terdampak musibah di wilayah Sumatra. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi korban musibah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Penyerahan support dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian nan juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, berbareng Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Seremoni penyerahan berjalan secara hybrid dari Pendopo Bupati Aceh Timur pada Senin (16/3).
Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana. Penyalurannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun rincian bansos tersebut meliputi Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) bagi 7.643 kepala family (KK) senilai Rp38.215.000.000. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan support agunan hidup (jadup) bagi 28.831 jiwa sebesar Rp38.921.850.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama tiga bulan.
Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan support isi kediaman alias perabot rumah tangga bagi 7.643 KK dengan total nilai Rp22.929.000.000.
Pemerintah turut menyerahkan santunan kepada mahir waris bagi 60 jiwa dengan nilai Rp900.000.000, serta santunan bagi korban luka berat untuk dua jiwa dengan total Rp10.000.000.
Selain Kemensos, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga menyerahkan 2.000 paket peralatan rumah tangga kepada masyarakat Kabupaten Aceh Timur.
Tito berharap, selain membantu penanganan pascabencana, support tersebut dapat memulihkan perekonomian masyarakat terdampak.
Terlebih, pascabencana pertumbuhan ekonomi seperti di Provinsi Aceh tetap belum sepenuhnya pulih. Karena itu, diperlukan beragam upaya pemulihan, termasuk melalui penyaluran bansos.
Ia mengatakan, pemerintah telah memberikan beragam support untuk mempercepat pemulihan. Hal ini seperti support untuk masyarakat nan rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. Pemerintah juga menambah biaya Transfer ke Daerah (TKD) ke seluruh wilayah di tiga provinsi terdampak dengan total Rp10,6 triliun.
Tito menegaskan, pemerintah bakal terus melakukan beragam upaya pemulihan terhadap wilayah terdampak. "Sambil kita melakukan perbaikan-perbaikan, usaha-usaha nan lainnya, semua bidang," ujarnya.
Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf berambisi penerima faedah dapat menggunakan support tersebut sesuai dengan peruntukannya. Bantuan ini diberikan berasas info nan dilaporkan oleh pemerintah wilayah (Pemda).
"Tentu datanya bergerak bakal bertambah terus. Kementerian Sosial secara berjenjang bakal menyalurkan data-data nan sudah terverifikasi. Sesuai pengarahan Pak Mendagri makin sigap makin baik," jelasnya.
Turut datang langsung dalam aktivitas tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, jejeran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur, serta pejabat mengenai lainnya. Hadir pula secara daring perwakilan dari Provinsi Sumut dan Sumbar.
(inh)
Add
as a preferred source on Google
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·