slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kemhan Ungkap Perkembangan Rencana Tni Produksi Dan Distribusi Obat

Sedang Trending 11 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Minggu, 18 Mei 2025 18:20 WIB

Kementerian Pertahanan terus melakukan persiapan untuk menjalankan rencana TNI memproduksi dan mendistribusikan obat. Ilustrasi. Kementerian Pertahanan terus melakukan persiapan untuk menjalankan rencana TNI memproduksi dan mendistribusikan obat. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Biro Humas Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Frega Wenas mengatakan pihaknya terus melakukan persiapan untuk menjalankan rencana TNI memproduksi dan mendistribusikan obat.

Frega mengatakan saat ini Kemenhan tengah mempersiapkan akomodasi produksi obat di lingkungan TNI sebelum mulai melakukan produksi obat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemhan saat ini tengah menyiapkan akomodasi produksi obat di lingkungan TNI sebagai bagian dari upaya mendukung kesiapan obat nasional," kata Frega saat dihubungi, Minggu (18/5).

Frega menyatakan rencana TNI memproduksi obat ini sebagai upaya mensukseskan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Ia menyebut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah menyatakan support mengenai rencana TNI memproduksi obat.

"Inisiatif ini ditujukan untuk mendukung program Kopdes Merah Putih dengan menyediakan obat nan terjangkau dan berkualitas," jelas dia.

"Sementara BPOM telah menyatakan support penuh dan bakal memastikan standar keamanan serta mutu produksi," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan pihaknya bakal berjumpa dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas rencana tersebut.

"Kami sangat mendukung, Menteri Pertahanan bakal berjumpa kami di sini," katanya di Kantor BPOM, seperti dikutip Detik, Jumat (16/5).

Taruna menambahkan tidak masalah jika TNI terlibat dalam produksi dan pengedaran obat-obatan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari peran negara.

"Sebetulnya itu bagian dari perusahaan negara. Kita tahu kan perusahaan negara ada dari BUMN, kayak Bio Farma dan Kimia Farma. Terus dari pihak negara lagi nan lain, kan ada perusahaan obat nan berasosiasi dengan TNI,' katanya.

"Jadi kan kita fasilitasi. Jadi sebetulnya intinya enggak ada masalah. Itu perihal nan general saja," sambungnya.

(mab/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru