Jakarta, CNN Indonesia --
Sea-Doo Can Am telah merilis motor listrik berjulukan Pulse dan Origin nan dijual mulai Rp420 juta dan Rp475 juta. Harga ini nyaris setara dengan banderol Toyota Kijang Innova Zenix nan dipasarkan di Tanah Air mulai Rp430,6 juta on the road.
Bahkan nilai kedua motor ini naik dua kali lipat dari model nan sama untuk pasar Amerika Serikat. Dalam situs resminya, Can Am USA membanderol Pulse mulai US$13.999 alias sekitar Rp220 jutaan, sedangkan Origin dijual mulai US$14.499 alias Rp230 jutaan.
Ade Christian, Managing Director Sea-Doo Can-Am Indonesia mengatakan nilai kedua motor tersebut bisa nyaris separuh miliar rupiah ketika masuk Indonesia lantaran pengenaan beragam tarif pajak. Motor listrik nan diimpor utuh dari Meksiko itu dikenakan pajak bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai, hingga Pajak Penghasilan namalain PPh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah jika ditotal itu bisa nyaris 100 persen," ucap Ade akhir pekan kemarin di Jakarta.
Lebih lanjut, Ade mengaku optimistis produk nan ditawarkan dapat bersaing pada pasar motor premium dalam negeri.
"Jadi gini ya segmen (motor) nilai Rp300 juta ke atas itu banyak fans lantaran mereka community based. Dan ya tahu sendiri ada harga, tentu ada kualitas. Jadi jika ngerti motor pasti cari nan Rp300 juta ke atas," ungkapnya.
Pulse dan Origin merupakan motor listrik nan diposisikan menyasar segmen kalangan atas alias penghobi roda dua.
Produk ini mempunyai profil berbeda. Pulse dirancang sebagai motor gede namalain moge naked nan cocok dikendarai di jalan raya. Motor tersebut mempunyai berat 177 kg, tinggi jok 784 mm dan ground clearance 146 mm.
Pada bagian kaki-kaki dibekali pelek 17 inci dan dibenamkan pada ban Dunlop Sportmax GPR 300, sementara sistem suspensi depan berjenis shock absorber berdiameter 41 mm, dan suspensi belakang bisa diatur menyesuaikan kebutuhan pengendara.
Motor ini juga dilengkapi layar sentuh 10,25 inci dengan Apple CarPlay. Selain itu terdapat empat mode berkendara ialah Normal, Sport+, ECO dan Rain.
Sedangkan Origin dirancang sebagai motor off road nan mempunyai roda depan berukuran 21 inci dan roda belakang 18 inci. Roda itu berpadu dengan suspensi KYB, sementara bobotnya lebih berat dari Pulse, ialah 187 kg.
Berbeda dari Pulse, Origin dibekali enam mode berkendara ialah Normal, Sport, ECO, Rain, Off-Road dan Off-Road+. Ade menambahkan Origin mewarisi DNA motor cross Can Am nan mempunyai keahlian untuk diajak bertualang di segala medan.
Kedua motor tanpa emisi nan didatangkan utuh dari Meksiko ini memakai dapur pacu serupa ialah Rotax E-Power -teknologi. Di atas kertas, sistem kelistrikan ini dapat melepas tenaga 47 hp dan torsi 72 nm, serta mencapai kecepatan maksimal 129 km per jam.
Meski demikian perusahaan memberi penyetelan berbeda sehingga percepatan tak sama. Pulse bisa mencapai 0-100 km per jam dalam 3,8 detik, sedangkan Origin 4,3 detik.
Motor juga dibekali baterai 8,9 kWh nan bisa terisi penuh dari 20 persen ke 80 persen dalam 50 menit. Jarak tempuh nan bisa dicapai kala daya listrik penuh, ialah 160 km untuk Pulse dan 145 km buat Origin.
[Gambas:Video CNN]
(ryh/mik)
[Gambas:Video CNN]
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·