slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Komnas Ham: Ada 14 Terduga Pelaku Terkait Kasus Air Keras Andrie Yunus

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap temuan 14 terduga pelaku nan saling terhubung di kembali peristiwa percobaan pembunuhan berencana dengan air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus pada 12 Maret lalu.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P Siagian, menuturkan temuan tersebut merupakan hasil kajian sejumlah kamera pengawas alias CCTV, cell dump kepolisian, dan keterangan para saksi.

"Berdasarkan hasil kajian dan bukti-bukti berupa rekaman CCTV, hasil kajian cell dump dari kepolisian, teknologi nan digunakan kepolisian untuk mengakses percakapan dari BTS, serta keterangan saksi, Komnas HAM menyimpulkan berasas kluster kajian rekaman CCTV setidaknya terdapat 14 orang nan saling terhubung di sekitar Kantor YLBHI," kata Saurlin dalam konvensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (27/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saurlin menambahkan diduga ada sedikitnya lima Orang Tak Dikenal (OTK) nan melakukan aktivitas mencurigakan di letak tersebut. Ada pula dugaan tiga pelaku lain nan tidak terlibat langsung di lapangan.

Dia mengatakan ada terduga pelaku nan menggunakan identitas orang lain saat registrasi nomor handphonenya. Nomor tersebut diaktifkan 1-2 hari sebelum peristiwa terjadi.

Selanjutnya, Komnas HAM mengonfirmasi pelaku berinisial BHWC melakukan perjalanan pulang dan pergi dari sebuah rumah di jalan Panglima Polim 3 Nomor 11 nan merupakan aset Kementerian Pertahanan diperuntukkan untuk BAIS saat serangan terjadi.

Menurutnya, saksi-saksi di rumah itu merupakan bagian krusial nan perlu diselidiki.

"Dalam seluruh CCTV nan kita kajian juga, nan kita juga dapatkan dari beragam pihak, kami meyakini setidak-tidaknya ada 14 orang nan berada di sekitar instansi YLBHI pada saat AY berada di letak tersebut,"

Dalam pemaparannya itu, Saurlin menerangkan pergerakan dari masing-masing terduga pelaku untuk melakukan penyiraman keras terhadap Andrie.

"Secara materiil begitu temuan kami nan berasal dari setidak-tidaknya 8 pihak nan kami mintai keterangan di beragam tempat termasuk di Komnas HAM," ungkap dia.

Atas temuan ini, Komnas HAM merekomendasikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan pertimbangan menyeluruh terhadap peran dan kegunaan intelijen TNI terutama dari beragam corak operasi nan melawan norma dan tindakan-tindakan nan melanggar kewenangan asasi manusia agar peristiwa serupa tidak berulang di kemudian hari.

Komnas HAM juga meminta Presiden berbareng DPR merevisi Undang-Undang Peradilan Militer agar selaras dengan UU TNI dan KUHAP 2025 untuk menegaskan personil TNI nan melakukan tindak pidana umum diadili di peradilan umum demi mencegah impunitas.

Presiden juga diminta untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk memastikan pengungkapan secara tuntas atas peristiwa serangan terhadap Andrie secara objektif, imparsial, transparan, dan akuntabel.

"Sementara rekomendasi terhadap kepolisian untuk melanjutkan proses penyelidikan dan investigasi peristiwa penyerangan air keras terhadap kerabat AY hingga tuntas terutama untuk mengungkap pelaku lain termasuk dari unsur sipil," kata Ketua Komnas HAM Anies Hidayah.

Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Eksternal KontraS Andrie Yunus bakal masuk tahap pembuktian di persidangan.

Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjadwalkan persidangan pembacaan surat dakwaan terhadap empat pelaku nan merupakan personil BAIS TNI pada Rabu, 29 April 2026.

[Gambas:Youtube]

(ryn/isn)

Add as a preferred
source on Google

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru