Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal melakukan pemeriksaan terhadap Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNRL) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo selaku tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran support sosial beras.
Kepastian itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menimbang putusan pengadil tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Lukman Ahmad nan menolak Praperadilan Rudy Tanoe pada Senin, 15 Desember 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika itu, KPK sempat berdasar belum kunjung memeriksa Rudy Tanoe lantaran menunggu proses dari Praperadilan tersebut.
"Ya ini tentu kelak juga bakal dijadwalkan oleh interogator mengenai dengan permintaan keterangan alias pemeriksaan kepada tersangka kerabat RT [Rudy Tanoe] ya," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (25/2).
Tak hanya itu, Budi memastikan interogator juga bakal memanggil tersangka lain dan saksi-saksi nan diduga mengetahui kasus dugaan korupsi tersebut.
"Termasuk juga terhadap tersangka-tersangka lainnya. Tentu ini semuanya juga secara paralel kita mendalami dari praktik di lapangannya dulu ya sehingga kelak kita bakal firm bagaimana proses penyalurannya ya," tutur Budi.
"Termasuk juga korporasi, ini kan ada tersangka korporasi dalam perkara ini. Nanti kita bakal melihat, mempertebal lagi PMH alias perbuatan melawan norma nan dilakukan oleh korporasi," sambung dia.
Pada hari ini, Rabu (25/2), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional PT Dosni Roha Logistik tahun 2021-2024 Herry Tho dalam kapabilitas dia sebagai saksi.
KPK menetapkan total tiga orang dan dua korporasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran support sosial beras nan melibatkan Kementerian Sosial dan PT Dosni Roha Logistik. KPK belum membeberkan identitas para tersangka.
Lembaga antirasuah sudah melakukan larangan berjalan ke luar negeri terhadap empat orang berinisial ES, BRT, KJT, dan HER (HT).
Surat larangan alias cegah ke luar negeri tersebut dikeluarkan sejak tanggal 12 Agustus 2025, bertindak untuk enam bulan ke depan. Perpanjangan pencegahan ke luar negeri sudah dilakukan kepada pada pihak nan berstatus tersangka.
Berdasarkan info nan dihimpun, empat orang nan dicegah berjalan ke luar negeri tersebut adalah Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Edi Suharto (sebelumnya merupakan Dirjen Pemberdayaan Sosial & Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos). Kemudian Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo.
Selanjutnya Direktur Utama PT Dosni Roha Logistik tahun 2018-2022 Kanisius Jerry Tengker dan Direktur Operasional PT Dosni Roha Logistik tahun 2021-2024 Herry Tho.
(ryn/kid)
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·