slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Kpk Sita Barbuk Rp40,5 Miliar Di Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap telah mengamankan peralatan bukti senilai Rp40,5 miliar dalam kasus dugaan suap mengenai importasi peralatan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan penerimaan gratifikasi.

"Tim KPK juga mengamankan peralatan bukti dari kediaman RZL, ORL, dan PT BR serta letak lainnya, nan diduga mengenai dengan tindak pidana ini, total senilai Rp40,5 miliar," ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konvensi pers di Kantornya, Jakarta, Kamis (5/2) malam.

Rinciannya meliputi duit tunai sejumlah Rp1,89 miliar dan pecahan mata duit asing sejumlah US$182.900, 1,48 juta dolar Singapura, hingga 550.000 yen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu juga ada logam mulia seberat 2,5 kg alias setara Rp7,4 miliar, logam mulia seberat 2,8 KG alias setara Rp8,3 miliar, dan 1 arloji mewah senilai Rp138 juta.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan enam orang tersangka. Satu di antaranya adalah mantan Direktur Penyidikan & Penindakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai periode 2024-Januari 2026, Rizal.

Lima tersangka lain adalah Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC) Sisprian Subiaksono; Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasi Intel DJBC) Orlando; Pemilik PT Blueray berjulukan John Field; Ketua Tim Dokumen Importasi PT BR Andri; dan Manajer Operasional PT BR Dedy Kurniawan.

Sementara untuk tersangka dari pihak swasta ialah John Field belum dilakukan penahanan.Pasalnya, nan berkepentingan sukses melarikan diri saat hendak ditangkap. Kasus ini dibongkar KPK lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) nan dilakukan pada Rabu (4/2).

(fam/fra)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru