Jakarta, CNN Indonesia --
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut tak menerima info mengenai pertemuan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT).
"Selama kami ada di posko, itu enggak ada info itu. Ini kami sampaikan saja. Tapi saya kurang tahu jika si ibunya apakah seperti apa gitu," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih, Rabu (4/3).
Asep mengungkap baik interogator di lapangan maupun nan berada di posko tidak mendapat info mengenai pertemuan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi di posko itu kan komunikasi langsung terus dengan kami, nan ada di lapangan dengan nan di posko. Tidak ada info seperti itu," ungkap Asep.
Lebih lanjut, Asep membenarkan jika OTT terjadi di Kota Semarang. Ia juga mengungkap interogator sempat nyaris kehilangan posisi Fadia sampai akhirnya ditemukan pada awal hari.
"Kalau di Semarang betul, lantaran pada akhirnya setelah dari Pekalongan itu, tim ada nan bergerak ke Semarang, apalagi nyaris kehilangan nan berkepentingan gitu. Tapi di nyaris tengah malam baru ketemu ya. Tengah malam itu baru ketemu dan bisa diamankan," kata Asep.
Sebelumnya, Fadia mengatakan sedang berbareng Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat operasi terjadi.
"Intinya saya tidak OTT saya tidak ada peralatan apapun nan diambil, dan pada saat mereka penyergapan ke rumah, saya sedang sama Gubernur Jawa Tengah, itu saya tidak ada OTT apapun, peralatan apapun demi Allah enggak ada," kata Fadia kepada wartawan, Rabu (4/3).
Fadia mengaku berjumpa Gubernur Jawa Tengah untuk izin tidak dapat mengikuti suatu aktivitas mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Bahas izin saya besok enggak bisa datang aktivitas MBG," ungkapnya.
Sementara itu, Ahmad Luthfi membantah pernyataan Fadia di Jakarta tersebut. Luthfi tak mengonfirmasi sedang berbareng Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat terjadi OTT KPK.
"Enggak. Info dari mana?" ujar Luthfi saat dihubungi, Rabu siang seperti dikutip dari Antara.
Pensiunan Jenderal Bintang Tiga Polri itu mengaku tidak tahu-menahu mengenai pernyataan Fadia nan disampaikan di Gedung KPK.
"Ditangkapnya di mana pun kami juga enggak tahu," kata mantan Kapolda Jateng itu.
(fam/isn)
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·