Jakarta, CNN Indonesia --
Kronologi kecelakaan maut nan melibatkan Kereta api listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur tak terlepas dari rangkaian kejadian taksi Green SM Indonesia nan tertabrak KRL di perlintasan rel.
Sebelum kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam, taksi Green SM dihantam KRL di wilayah Bulak Kapal karena taksi listrik itu terhenti di tengah perlintasan.
Kendaraan tersebut berada di area rel sebelum akhirnya tertemper KRL menuju arah Jakarta. Kondisi itu menyebabkan perjalanan commuter line dari Jakarta menuju Cikarang terganggu dan rangkaian berakhir di jalur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak berselang jauh, KA Argo Bromo Anggrek nan melaju dari arah belakang menabrak KRL nan tengah berhenti. Benturan keras pun tak terhindarkan hingga menyebabkan kerusakan parah pada bagian belakang KRL.
Saking kerasnya benturan, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek sampai merangsek masuk ke badan gerbong unik wanita nan ada di bagian paling belakang KRL.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo telah mengonfirmasi kejadian ini.
"Oh iya, jadi KRL-nya itu ada taksi nan menabrak KRL. Di JPL(Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal," kata Franoto kepada wartawan, Senin (27/4) malam.
Franoto mengakui akibat kejadian taksi nan tertemper kereta sehingga membikin KRL tersebut berhenti.
"Yang membikin KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," katanya.
Kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.57 WIB.
Perusahaan taksi Green SM Indonesia menyatakan meletakkan perhatian penuh pada kejadian di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur tersebut.
"Kami telah menyampaikan info nan relevan kepada pihak berwenang, serta mendukung penuh proses investigasi nan sedang berlangsung," demikian pernyataan resmi Green SM Indonesia di IG @id.greensm.
Green SM Indonesia menyatakan bakal berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan dan meningkatkan jasa secara berkelanjutan.
"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan nan tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan jasa secara berkelanjutan," demikian pernyataan itu.
"Kami bakal terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya info nan telah terverifikasi," lanjut pernyataan Green SM Indonesia.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berasas info terbaru hingga Selasa (28/4) pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal bumi telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di beragam akomodasi kesehatan.
(gil/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·