Hangzhou, CNN Indonesia --
Pasar mobil listrik Indonesia bakal kehadiran pemain baru dalam waktu dekat. Merek kendaraan daya baru alias new energy vehicle (NEV) asal China, Leapmotor, dipastikan resmi masuk ke Tanah Air pada pertengahan tahun ini melalui PT Indomobil National Distributor di bawah payung Stellantis Group.
Kehadiran Leapmotor sekaligus menambah portofolio merek Stellantis di Indonesia setelah Citroën dan Jeep. Berbeda dari dua merek tersebut, Leapmotor disiapkan sebagai ujung tombak Stellantis untuk bermain di segmen kendaraan listrik murni dan juga Hybrid seperti range extended electric vehicle (REEV) dengan pedoman teknologi China.
Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw saat ditemui di Beijing, China (26/04) mengatakan Leapmotor dipilih lantaran dinilai sebagai salah satu perusahaan NEV nan tengah tumbuh pesat di China maupun pasar global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memandang Leapmotor ini sebagai perusahaan NEV nan menjadi salah satu rising star di China dan juga global, kemudian Leapmotor mempunyai teknologi nan sangat maju dan itu menjadi pertimbangan kami membawa Leapmotor," kata Tan Kim Piauw saat ditemui di China, Minggu (26/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tan, peluncuran resmi Leapmotor di Indonesia dijadwalkan berjalan pada pertengahan tahun ini melalui arena GIIAS 2026.
Tidak hanya membawa merek baru, Indomobil juga memastikan seluruh model Leapmotor nan dipasarkan di Indonesia nantinya bakal datang melalui skema completely knocked down (CKD) alias perakitan lokal di Purwakarta.
"Semua mobil Leapmotor nan kami bawa ke Indonesia bakal kami bawa dalam kondisi perakitan di Indonesia alias CKD di Purwakarta," ujar Tan.
Langkah tersebut menandai kesungguhan Indomobil dan Stellantis membangun upaya Leapmotor secara jangka panjang di Indonesia, sekaligus menyesuaikan arah kebijakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam pengembangan industri kendaraan elektrifikasi nasional.
Leapmotor siapkan portofolio global
CNN Indonesia berbareng rombongan media Indonesia lainnya juga berkesempatan mengunjungi langsung instansi pusat Leapmotor di Hangzhou, Zhejiang, nan menjadi pedoman pengembangan teknologi dan manufaktur perusahaan.
Dalam sesi obrolan dengan jejeran manajemen Leapmotor China, Product and Strategy Planning Manager Leapmotor China, Alan Li mengatakan Leapmotor saat ini memang tengah menyiapkan portofolio kendaraan dunia untuk pasar luar China, termasuk Asia Tenggara.
"Kami bakal membawa portofolio produk nan komplit untuk pasar di luar China, meski memang tidak semua model domestik bakal dibawa. Kami menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan kesempatan pasar di masing-masing negara," kata Alan Li.
Menurut Alan, Leapmotor mempunyai lini kendaraan listrik nan cukup komplit dari beragam segmen sehingga siap disesuaikan dengan permintaan di tiap pasar.
"Dari portofolio nan kami miliki, Leapmotor punya kendaraan listrik untuk beragam segmen. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan pasar, dan kami siap dengan portofolio itu," ujarnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan ekspansi Leapmotor ke Indonesia bukan sekadar langkah pemasok lokal, melainkan sudah menjadi bagian dari strategi dunia perusahaan dalam memperluas pasar internasional berbareng Stellantis.
Sejarah Leapmotor
Leapmotor sendiri berdiri pada 2015 di Hangzhou, kota di China nan juga dikenal sebagai pusat riset teknologi sejumlah perusahaan ternama bumi di bagian IT dan finansial berbasis digital, seperti salah satunya adalah Alibaba besutan Jack Ma.
Leapmotor sekarang menjadi bagian dari strategi ekspansi dunia Stellantis setelah kedua perusahaan membentuk Leapmotor International, perusahaan patungan nan dikendalikan Stellantis dengan kepemilikan 51 persen untuk pengedaran kendaraan Leapmotor di luar China.
Alan Li juga menjelaskan Leapmotor mengandalkan pengembangan teknologi berdikari untuk sejumlah komponen utama, mulai dari sistem elektronik kendaraan, baterai, hingga electrical architecture.
"Kami mempunyai unit upaya teknologi internal untuk pengembangan komponen utama seperti sistem elektronik, baterai, dan beragam bagian kelistrikan kendaraan lainnya," kata dia.
Teknologi in-house tersebut menjadi salah satu argumen Leapmotor sekarang tidak hanya diposisikan sebagai produsen kendaraan listrik, tetapi juga sebagai pedoman pengembangan teknologi elektrifikasi Stellantis di pasar global.
Di Indonesia, pengedaran Leapmotor nantinya juga bakal menyatu dalam konsep Stellantis Brand House berbareng Citroën dan Jeep, sehingga jaringan penjualan, jasa purnajual, hingga support suku cadang sudah disiapkan dalam satu ekosistem.
Model pertama nan bakal dibawa adalah SUV listrik kompak Leapmotor B10, disusul SUV listrik menengah Leapmotor C10 nan sama-sama telah dipersiapkan melalui jalur produksi lokal di Indonesia.
Masuknya Leapmotor menandai babak baru persaingan kendaraan listrik nasional, terutama ketika grup otomotif dunia mulai memanfaatkan teknologi NEV China untuk mempercepat ekspansi di pasar berkembang seperti Indonesia.
(aby/mik)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·