CNN Indonesia
Rabu, 07 Mei 2025 16:47 WIB
Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas meluncurkan program "Cerdas Investasi, Finansial Mandiri 2025" dengan bersinergi berbareng PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --
Mandiri Group nan terdiri dari Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas meluncurkan program "Cerdas Investasi, Finansial Mandiri 2025" dengan bersinergi berbareng PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen Mandiri Group untuk menyediakan akses investasi pasar modal nan luas dan inklusif.
Lewat program ini, Mandiri Sekuritas menargetkan 1 juta penanammodal baru hingga akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kerjasama ini Mandiri Sekuritas menyediakan program literasi finansial dan investasi nan komprehensif dan didukung oleh para tenaga mahir finansial dan investasi dari Mandiri Sekuritas untuk menghasilkan lebih baiknya tingkat pemahaman peserta bakal beragam produk dan jasa finansial khususnya di pasar modal," katanya dalam penandatanganan kerja sama nan digelar di
Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (6/5).
"Jadi kami berkomitmen menyukseskan program ini dengan Bank Mandiri dan Bursa Efek Indonesia menargetkan program ini dapat mencapai 1 juta penanammodal baru sampai akhir tahun," sambungnya.
Selain itu, sambungnya, program ini mengedukasi peserta tentang akses produk finansial melalui teknologi digital Mandiri Sekuritas untuk mulai berinvestasi dan mengelola investasi sehari-sehari dengan mudah dan aman. Mandiri Sekuritas menawarkan platform digital Growin' nan telah terintegrasi dengan Livin' by Mandiri nan memudahkan akses investasi pasar modal dari manapun dan kapanpun.
"Kami percaya dengan pemahaman nan lebih baik tentang finansial dan investasi, masyarakat bakal lebih tertarik untuk berinvestasi dengan bijak di pasar modal, nan akhirnya bakal mendukung pertumbuhan nan inklusif," ujarnya.
Dalam kesempatan sama, Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menekankan sinergi ini sejalan dengan kampanye 'Aku Investor Saham' nan digagas oleh BEI dan menjadi bagian dari upaya strategis untuk mempercepat inklusi pasar modal di Indonesia.
Hingga akhir April 2025, sambungnya, jumlah penanammodal pasar modal Indonesia telah mencapai 16,2 juta single penanammodal identification (SID), dengan 6,87 juta di antaranya merupakan penanammodal saham.
"Melalui kerjasama dengan Mandiri Group, kami optimistis jumlah penanammodal pasar modal Indonesia bakal terus bertumbuh seiring dengan peningkatan literasi dan akses masyarakat terhadap investasi nan kondusif dan terjangkau," ujar Jeffrey.
[Gambas:Video CNN)
(fby/sfr)
10 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·