slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Manfaat Air Hujan Untuk Tanaman, Bantu Lebih Subur

Sedang Trending 8 jam yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 27 Apr 2026 09:21 WIB

Terdapat sejumlah faedah air hujan untuk tanaman nan berkedudukan dalam peningkatan kesuburan. Ilustrasi. Terdapat sejumlah faedah air hujan untuk tanaman nan berkedudukan dalam peningkatan kesuburan. (iStockphoto/Bigman365)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Air hujan dapat dimanfaatkan untuk tanaman lantaran tidak mengandung garam dan minim kandungan mineral.

Terdapat sejumlah manfaat air hujan untuk tanaman nan berkedudukan dalam peningkatan kesuburan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih, beberapa tanaman sering kali sensitif pada zat-zat tertentu, salah satunya klorin. Nah, pada air hujan, kandungan zat-zat tersebut lebih minim apalagi nihil.

Nah, jelang musim kemarau, tak ada salahnya mulai menampung air hujan sebagai cadangan. Air hujan nan ditampung bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sederhana di rumah, salah satunya menyiram tanaman.

Dengan begitu, penggunaan air bersih bisa lebih hemat, terutama di musim tandus saat pasokan air terbatas. Lantas, apa saja faedah lain air hujan untuk tanaman?

Manfaat air hujan untuk tanaman

Melansir beragam sumber, ini sederet faedah air hujan untuk tanaman.

1. Mendukung pertumbuhan daun

Air hujan mengandung nitrat, ialah salah satu makronutrien krusial bagi tanaman. Nitrat adalah corak nitrogen nan mudah diserap sekaligus membikin tanaman bisa tumbuh optimal terutama dalam pembentukan daun agar terlihat lebih hijau.


2. Kandungan pH ideal untuk tanaman

Air hujan condong sedikit asam. Oleh lantaran itu, kisaran pH nan terkandung di dalamnya lebih ideal untuk tanaman. Pasalnya, tanaman tumbuh optimal pada pH tanah antara 5,5 sampai dengan 6,5.

Sebagai perbandingan, air keran alias air tanah relatif mempunyai pH nan lebih tinggi, berkisar antara 8,5 hingga 10,5. Jika digunakan untuk menyiram tanaman dalam kurun waktu nan panjang, ini relatif kurang baik.


3. Membantu proses fotosintesis

Salah satu faedah air hujan untuk tanaman adalah membantu dalam proses fotosintesis. Bagi tanaman, proses fotosintesis sangat krusial lantaran proses ini memerlukan air, CO2 dan klorofil.

Dari sisi air nan diperlukan, air hujan berkedudukan krusial guna memenuhi unsur lainnya sehingga bakal menghasilkan glukosa dan oksigen.

Air hujan nan turun di sekitar tanaman bisa membantu menurunkan suhu di lingkungan tersebut. Hal ini berfaedah bagi tanaman sebagai salah satu aspek untuk membantu mendinginkan tumbuhan sekaligus menghindari stres panas berlebih.


5. Penyiraman alami

Hal paling mendasar dari faedah air hujan untuk tanaman adalah sebagai penyiraman alami. Lain itu, memanfaatkan air hujan untuk menyiram tanaman juga berfaedah menghemat biaya air bulanan.

Alih-alih menggunakan air tanah dan jaringan air perkotaan, air hujan tidak perlu biaya terlebih jika para penunggu menerapkan sistem rainwater harvesting. Lebih irit dan tanaman jauh lebih subur.


6. Meminimalisir kekeringan tanah

Tanah nan stabil dan kelembapannya terjaga dibutuhkan oleh tanaman. Dengan air hujan, kelembapan tanah bakal terjaga. Secara tidak langsung ini berpengaruh pada tanaman sehingga tanaman tersebut bisa tetap tumbuh dengan baik.


7. Mengurai sampah

Tidak jarang, tanpa disadari tanaman nan kita tanam kerap kali berada di sekitar sampah-sampah kecil.

Dari sisi ini, air hujan mempunyai faedah untuk mengurai sampah tersebut lantaran kandungan pH nan netral. Dengan begitu, dekomposisi bisa terurai secara organik dan tanaman pun berpotensi tumbuh maksimal.

(hdr/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru