slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Masjid Wapauwe Di Maluku, Berdiri Kokoh Tanpa Paku Sejak Tahun 1414

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 11 Mar 2026 11:15 WIB

Di antara deretan gedung berhistoris di nusantara, Masjid Wapauwe di Maluku jadi salah satu nan paling fenomenal lantaran ketangguhan melewati era kolonial. Masjid Wapauwe di Negeri (Desa) Kaitetu Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, berdiri sejak tahun 1414, dan jadi masjid tertua di Maluku. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Jakarta, CNN Indonesia --

Masjid-masjid tua di Nusantara bukan sekadar tempat sujud, melainkan prasasti hidup nan merekam jejak panjang Islam di tanah air.

Di antara deretan gedung berhistoris tersebut, Masjid Wapauwe di Maluku menjadi salah satu nan paling fenomenal lantaran ketangguhannya melewati era kolonial.

Didirikan pada tahun 1414 Masehi, Masjid Wapauwe awalnya dikenal dengan nama Masjid Wawane lantaran letaknya di lereng Gunung Wawane.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosok di kembali pembangunannya adalah Pernada Jamilu, seorang keturunan Kesultanan Jailolo dari Maluku Utara, nan mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan Islam di wilayah pegunungan tersebut.

Namun, gejolak sejarah memaksa masjid ini "berpindah". Pada tahun 1614, demi menghindari agresi Portugis dan Belanda, gedung masjid dipindahkan ke Kampung Tehala untuk memastikan keselamatan jemaah dan kelestarian gedung suci tersebut.

Nama "Wapauwe" sendiri mempunyai kaitan erat dengan letak barunya di wilayah Wapa. Dalam bahasa lokal Kaitetu, Wapa merujuk pada jenis pohon mangga berabu, sedangkan Uwe berfaedah bawah.

Konon, masjid ini berada di bawah pohon mangga berabu nan dilingkupi keajaiban: tak ada satu pun daunnya nan gugur. Dari situlah nama Masjid Wapauwe kekal hingga saat ini, nan secara harfiah berfaedah "masjid di bawah pohon mangga berabu".

Salah satu daya tarik utama nan membikin bumi kagum adalah konstruksinya. Masjid Wapauwe dibangun seluruhnya dari kayu tanpa menggunakan satu buah paku pun.

Arsitektur jenius ini menggunakan sistem sambungan kayu nan presisi, sehingga gedung ini berkarakter knockdown-dapat dilepas dan dipasang kembali dengan mudah.

Teknik inilah nan memungkinkan masjid dipindahkan dari satu letak ke letak lain tanpa merusak struktur aslinya saat masa kolonialisme dulu.

Hingga hari ini, Masjid Wapauwe tetap berdiri tegak sebagai simbol perlawanan, keteguhan iman, sekaligus bukti kepintaran arsitektur leluhur Maluku nan tak lekang oleh waktu.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru