Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong Pemprov Sumatera Utara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui perencanaan berbasis data, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) nan efektif, serta pengendalian inflasi nan konsisten.
Hal itu disampaikan Mendagri saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumut Tahun 2027 di Hotel Santika Dyandra Medan, Sumut, Rabu (22/4).
Dalam arahannya, Mendagri menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan parameter utama dalam menilai kemajuan suatu daerah. Dia menyebut bahwa meskipun keahlian ekonomi Sumut tergolong baik, angkanya tetap berada di bawah rata-rata nasional sehingga perlu ditingkatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nan berada pada kisaran rendah hanya bakal menghasilkan perubahan nan terbatas. Sebaliknya, pertumbuhan nan lebih tinggi bakal memberikan akibat signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Pertumbuhan ekonomi ini nomor nan sangat krusial dan kudu dikuasai oleh seluruh kepala daerah. Karena komponennya banyak, tanya BPS, Badan Pusat Statistik kabupaten/kota," ujarnya dalam rilis.
Mendagri juga menekankan pentingnya perencanaan berbasis info dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia meminta pemerintah wilayah (Pemda) memanfaatkan info secara perincian untuk mengidentifikasi permasalahan, seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan antarwilayah.
Dengan pendekatan tersebut, program pembangunan dapat dirancang secara lebih tepat sasaran, termasuk dalam mendorong investasi dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan shopping daerah. Pemda didorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi, tanpa membebani masyarakat.
Di sisi lain, Mendagri menyoroti pentingnya pengendalian inflasi sebagai bagian dari stabilitas ekonomi. Ia menyebut bahwa inflasi sangat berpengaruh terhadap biaya hidup masyarakat, terutama golongan berpenghasilan rendah.
(asa)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·