slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Ojk Ungkap Tantangan Terbesar Bursa Saham Ri

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Kamis, 04 Des 2025 08:50 WIB

OJK mengungkap tantangan nan dihadapi oleh bursa saham dalam negeri bukan lagi mengenai market cap (ukuran pasar), tapi kedalaman likuiditas. OJK mengungkap tantangan nan dihadapi oleh bursa saham dalam negeri bukan lagi mengenai market cap (ukuran pasar), tapi kedalaman likuiditas. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S).

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap tantangan nan dihadapi oleh pasar modal dalam negeri bukan lagi mengenai ukuran kapitalisasi pasar (market cap), tapi kedalaman likuiditas.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Inarno Djajadi mengatakan kapitalisasi pasar saat ini cukup besar, tapi tidak sejalan dengan jumlah saham nan beredar di publik alias floating shares/ free float.

"Kalau dari sisi kapitalisasi pasar, kita itu nan paling besar dibandingkan dengan peers-kita, tetapi jika misalnya dari sisi free float-nya di bawahnya, artinya kita bisa memandang bahwasannya IDX ini termasuk nan terkecil dibandingkan peers-nya," ujar Inarno dalam Rapat dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (3/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inarno menyebut saat ini minimum free float bahkan di nomor 7,5 persen. Sementara, negara tetangga rata-rata di atas 25 persen minimal jumlah saham beredarnya.

"Kalau dibandingkan dengan peers itu kita tetap nan paling kecil," imbuhnya.

Ia membagi floating share negara tetangga menjadi tiga kategori small cap, medium cap dan big cap.

"Yang small cap itu porsinya adalah 23,58 persen, nan medium cap itu adalah 21,84 persen, dan nan big cap itu 25,48 persen," katanya.

Oleh karena itu, dia menilai memang perlu ada kebijakan baru untuk membenahi pasar modal dalam negeri. OJK pun bakal menyiapkan kebijakan baru demi mendorong free float dalam negeri bisa lebih tinggi.

"Untuk itu, OJK menyiapkan kebijakan free float dengan dua pendekatan utama, ialah initial free float dan continuous free float," ujar Ketua DK OJK Mahendra Siregar dalam rapat nan sama.

Floating shares adalah saham perusahaan terbuka nan tersedia untuk diperdagangkan publik. Artinya, itu adalah saham nan tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali, komisaris, dewan alias pihak terkait.

Contohnya, andaikan sebuah perusahaan mempunyai total 100 juta saham beredar, namun 50 juta saham dipegang oleh pemegang saham pengendali dan manajemen, maka jumlah floating share-nya adalah sisanya ialah 50 juta saham nan bisa diperdagangkan secara publik.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/sfr)

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru