Jakarta, CNN Indonesia --
Juru bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Amran menargetkan tak ada lagi pengungsi nan menetap di tenda darurat saat Hari Raya Lebaran 1447 Hijriah.
"Kita berambisi bahwa tren ini bakal terus berkurang hingga penyelenggaraan Lebaran nan bakal datang, sehingga kita optimis bahwa semua pengungsi ini bakal terus berkurang menempati Huntara, sehingga kita tidak memandang lagi kelak ada pengungsi di tenda," kata Amran di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran menyampaikan info menunjukkan bahwa total pengungsi sejak awal kejadian musibah telah menurun jauh.
Ia menyebut pada awal kejadian musibah jumlah pengungsi mencapai 2.178.269 KK.
"Saat sekarang ini kami menghitung dari dua hari nan lampau total pengungsi berkurang ya hingga hari ini sebanyak 428 KK," katanya.
Ia mencontohkan misalnya di Aceh, dua hari lampau terdapat 2.099 KK dan saat ini tersisa 1.695 KK.
Lalu, di Sumut nan pada dua hari lampau terdapat 201 KK dan hari ini tersisa 177 KK nan mengungsi.
"Nah, sehingga secara total saat sekarang ini ada 1.872 KK nan tetap ada di tenda pengungsian dan telah berkurang 428 KK selama dua hari," ucap dia.
Selain persoalan hunian, Amran mengatakan Satgas juga menarget percepatan pembersihan lumpur.
Ia mengatakan proses pembersihan lumpur di wilayah terdampak di Sumatra menunjukkan kemajuan nan signifikan.
Amran menyebut dari total 508 letak nan menjadi sasaran pembersihan, 406 letak telah sukses dibersihkan.
"Sementara seratus dua letak lainnya tetap dalam proses penanganan," ujar dia.
(mnf/wis)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·