slot gacor hari ini gampang menang manut88 slot dana manut88 link manut88 manut88 login manut88 manut88 link manut88 slot server thailand manut88 manut88 manut88 manut88 link alternatif manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 manut88 login manut88 login GampangJP

Penjualan Mobil Baru Memburuk, Gaikindo Minta Bantuan Insentif

Sedang Trending 11 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Penjualan mobil di dalam negeri terus mengalami penurunan sehingga asosiasi perusahaan otomotif,  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menilai pemerintah perlu turun tangan melalui support insentif pajak nan bukan hanya untuk jenis elektrifikasi.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menilai pemberian insentif pajak bisa tidak membebani finansial negara. Hal tersebut lantaran skema insentif tidak memerlukan biaya tambahan, melainkan hanya berkarakter tertundanya penerimaan pajak ke kas negara.

"Kami tidak minta subsidi, melainkan penundaan penyetoran pajak pada periode tertentu. Begitu ekonomi bangkit, penerimaan pemerintah bakal kembali," kata Kukuh di instansi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Senin (19/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan info Gaikindo, penjualan mobil selama 2024 mengalami penurunan tajam dibanding 2023, dari semula 1.005.802 unit menjadi 865.723 unit alias surut 13,9 persen. Sedangkan tahun ini penjualan dirasa belum bakal membaik.

Akumulasi wholesales Januari-April 2025 terekam turun 2,9 persen dari periode serupa tahun lalu, dari 264.014 unit menjadi 256.368 unit. Sementara total retail Januari-April 2025 dibanding periode nan sama tahun lampau surut 7,7 persen.

Penurunan pasar apalagi terjadi lebih dalam pada April 2025 daripada Februari, dari wholesales 70.895 unit menjadi 51.205 unit alias surut nyaris 30 persen.

Penjualan retail alias dari dealer ke konsumen juga surut 25,5 persen. Sepanjang Maret 2025, total 76.582 unit mobil terjual, tapi April hanya membukukan 57.031 unit.

Berdasarkan info tersebut, penjualan selama April 2025 mencapai titik terendah sepanjang tahun ini.

Maka dari itu menurut Kukuh, Gaikindo nan membawahi puluhan pabrikan kendaraan roda empat dan lebih mau pemerintah mau memberi insentif pajak mobil lantaran dinilai efektif mengerek penjualan mobil dalam jangka pendek.

Kata Kukuh bukti positif pemberian insentif sudah dibuktikan pada 2021 saat pandemi Covid-19. Kala itu pemangku kepentingan memberi insentif terhadap sejumlah mobil buatan dalam negeri melalui skema Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah.

Lantaran insentif, penjualan mobil bangkit menjadi 887 ribu unit dari 2020 sebanyak 578 ribu unit. Pasar mobil kemudian pulih menembus 1 juta unit pada tahun 2022.

Kukuh menambahkan Gaikindo menyerukan pertimbangan kebijakan insentif otomotif nan bisa berakibat jangka panjang untuk memastikan sasaran nan dicanangkan tercapai.

Hal tak kalah penting, dia menambahkan mobil berbasis konvensional tidak bisa dikesampingkan lantaran tetap menjadi kontributor utama dalam industri mobil.

"Intinya, otomotif memerlukan kebijakan long term," ungkap Kukuh.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]

Berita Hari Ini

Berita Terbaru

Berita Indonesia

Cerita Horor

Pesona indonesia

Kabar Tempo

Liputan berita

Berita Indonesia Terbaru