CNN Indonesia
Kamis, 15 Mei 2025 14:00 WIB
Ilustrasi. Honda Prospect Motor (HPM) buka bunyi ihwal anjloknya penjualan wholesales mobil-mobil mereka sepanjang April 2025. (Foto: Honda Prospect Motor)
Jakarta, CNN Indonesia --
Honda Prospect Motor (HPM) buka bunyi ihwal anjloknya penjualan wholesales mobil-mobil mereka sepanjang April 2025. Honda hanya membukukan 3.000 unit penjualan mobil secara wholesales sepanjang bulan lalu.
Hasil ini sekaligus membikin pabrikan Jepang tersebut terdepak dari lima besar merek terlaris dan posisinya diganti BYD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director HPM menjelaskan kondisi itu terjadi akibat perusahaan sedang melakukan penyesuaian volume pengedaran menjelang pergantian model, khususnya segmen SUV.
Penjualan wholesales alias pengedaran unit dari pabrik ke dealer pada April turun menjadi 24 persen dari rata-rata bulanan nan biasanya mencapai 35 persen.
"Kami memang melakukan penyesuaian pengiriman wholesales sebagai persiapan peluncuran model baru, bakal diperkenalkan segera," kata Billy dalam keterangan tertulis, Kamis (15/5).
Kendati begitu, Billy tidak menjelaskan lebih jauh model baru nan bakal dirilis Honda. Namun, menurutnya ini masuk dalam komitmen perusahaan untuk merilis tiga model hybrid di Indonesia pada 2025.
Satu dari tiga mobil hybrid anyar itu adalah Civic RS e:HEV nan telah mengaspal lebih dulu di Indonesia.
Billy menambahkan penurunan wholesales juga disebabkan oleh hambatan logistik atas proses importasi pada beberapa model kendaraan Honda di Tanah Air.
Meski demikian, dia memastikan Honda tetap konsentrasi menjaga keberlangsungan pasokan dan jasa terhadap konsumen di dalam negeri.
"Pada kuartal pertama tahun 2025, pasar otomotif nasional tetap menghadapi tantangan akibat kondisi ekonomi dan hambatan pengiriman beberapa model CBU," ucap Billy.
(ryh/dmi)
[Gambas:Video CNN]
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·