CNN Indonesia
Senin, 19 Mei 2025 16:41 WIB
Pekerja mempersiapkan akomodasi Sekolah Rakyat di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 18 Maret 2025 (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Agus Zainal Arifin menyebut Presiden RI Prabowo Subianto ingin ada 200 Sekolah Rakyat nan tersedia dan beraksi di seluruh Indonesia.
Zainal menjelaskan pengadaan 200 Sekolah Rakyat tersebut dilakukan dengan skema kerjasama pendanaan APBN dan support pihak swasta.
"100 adalah sekolah rakyat nan dibangun APBN dalam perihal ini bakal dikelola bakal didukung oleh Kementerian PU kemudian 100 lagi itu partisipasi dan support swasta bakal didukung Kemensesneg dan Kemen BUMN," kata Zainal dalam rapat dengan Komisi X di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (19/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Zainal menyebut Prabowo mau ada 100 Sekolah Rakyat nan dibangun setiap tahun dengan angan setiap kabupaten/kota ada 1 Sekolah Rakyat.
"Nah saat ini sampai dengan 12 Mei kemarin kami catat ada 63 titik nan bakal dapat mulai beraksi pada bulan Juli ini," ujar dia.
Di sisi lain, Zainal menyebut pembimbing nan bakal ditugaskan untuk Sekolah Rakyat diprioritaskan kepada pembimbing nan telah menjadi ASN.
"Kalau kita cukup di suatu wilayah maka ada penugasan pembimbing P3K nan penuh waktu juga kemudian paruh waktu dan terakhir seleksi dari lulusan PPG calon guru," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Sosial namalain Gus Ipul mengatakan program Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi siswa dari kalangan family miskin ekstrem.
Gus Ipul menekankan para peserta didik Sekolah Rakyat sekolah untuk jenjang SD hingga SMA bagi mereka nan masuk kategori desil 1 dan 2, ialah golongan masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
"Tidak setiap orang daftar terus bisa diterima, tapi dipastikan dulu nan miskin ekstrem," kata Gus Ipul di SMA Tamanmadya IP Tamansiswa, Kota Yogyakarta, DIY, Sabtu (3/5) petang.
(mab/kid)
[Gambas:Video CNN]
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·