CNN Indonesia
Kamis, 15 Mei 2025 20:07 WIB
Pramono Anung menyebut mahasiswa nan menerima danasiwa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul bakal digratiskan masuk Ancol, TMII, hingga museum. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan mahasiswa nan menerima danasiwa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) bakal digratiskan untuk masuk Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), hingga museum, sebagaimana faedah nan diterima siswa penerima Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus).
Pramono menjelaskan kebijakan itu diteken setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan KJMU dan KJP Plus kepada 707.622 penduduk penerima manfaat.
"Saya mengeluarkan peraturan gubernur untuk merubah. Anak-anak ini diberikan kesempatan cuma-cuma lihat Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan, Monas, Museum nan ada di Jakarta. Kita berikan semuanya gratis," kata Pramono dalam penutupan Konferensi Pendidikan Indonesia di Kantor Disdik Jakarta, Kamis (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mengatakan lahirnya kebijakan itu terinspirasi dari dirinya ketika mini nan selalu mau mendapat ranking 1 ketika sekolah agar mendapat danasiwa dan bisa memandang Monas di Jakarta.
Terlebih, dia menyebut dirinya nan berasal dari Kediri baru pertama kali ke Jakarta saat kelas 4 SD ketika diajak mengikuti aktivitas pernikahan keluarga.
Pramono mengaku kala itu sempat bertanya kepada dirinya sendiri kapan bakal kembali memandang Monas setelah mengikuti aktivitas pernikahan itu.
"Untuk itu, itulah nan memacu saya untuk kemudian mudah-mudahan saya selalu dapat beasiswa, ranking 1 sekolah, dan seterusnya, dan seterusnya, Alhamdulillah, saya berkantor di Monas lama sekali," ujar dia.
Di sisi lain, Pramono menyebut dalam periode kepemimpinannya di Jakarta telah disepakati bahwa bakal ada 15.792 mahasiswa nan bakal menerima KJMU.
Ia juga menjanjikan bakal memberikan danasiwa hingga S3 alias doktoral kepada mahasiswa penerima KJMU jika mempunyai IPK nan baik.
"Kenapa ini dilakukan? Enggak mungkin memotong garis ketidakberuntungan jika orang tidak kemudian kita berikan kesempatan untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya," tutur dia.
(mab/isn)
[Gambas:Video CNN]
11 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·