Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tak ada ruang negosiasi bagi lapangan padel di perumahan nan mau beraksi melewati pemisah waktu nan sudah ditentukan, ialah jam 20.00 WIB, meski sudah mempunyai Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
"Sedangkan untuk Padel nan ada di perumahan, walaupun sudah punya PBG, saya juga mendengar tetap ada nan mau menegosiasi di atas jam 8 (malam), kami tidak berikan. Maksimum jam 8 malam," ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).
Selain memastikan pembatasan jam operasional demi menjaga ketentraman penduduk sekitar, Pramono juga menyoroti aspek legalitas setiap akomodasi olahraga nan sekarang tengah digandrungi masyarakat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mewajibkan seluruh sarana lapangan padel nan berdiri di ibu kota untuk mengantongi izin upaya sebelum membuka layanannya kepada publik.
Ia menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak bakal segan memberikan hukuman tanpa kompromi bagi pihak-pihak nan masih tak alim menjalankan bisnis tanpa landasan norma nan sah.
"Jadi untuk Padel di Jakarta semuanya kudu berizin, punya PBG. Bagi semua Padel nan melakukan pelanggaran tidak punya PBG, maka bakal kami ambil tindakan nan tegas," tegas Pramono.
Sebelumnya, Pramono telah membatasi jam operasional lapangan padel nan beradi di area perumahan maksimal pukul 20.00 WIB. Lapangan padel nan berada di area perumahan itu kudu mempunyai PBG. Pramono juga sudah meminta wali kota hingga camat untuk bermusyawarah dengan warga.
Pramono juga mengatakan jika lapangan padel di area perumahan menimbulkan kebisingan, maka pengelola kudu membikin lapangan tersebut rapat suara.
(kna/dal)
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·